Kawat Kasa Laboratorium: Pengertian, Fungsi Dan Cara Menggunakan

oleh | Nov 1, 2022 | Laboratorium

Hallo sahabat bloglab, pada artikel kali ini saya akan menjelaskan kepada anda sebuah alat yang biasanya digunakan di laboratorium yaitu yang bernama Kawat Kasa Laboratorium, dimana disini akan di jelaskan dari mulai apa itu kawat kasa, apa saja fungsi kawat kasa, dan tentang bagaimana cara menggunakan kawat kasa laboratorium. Untuk itu mari simak baik-baik pembahasannya berikut ini.

Pengertian Kawat Kasa

Apa itu kawat kasa laboratorium? Kawat kasa merupakan sebuah lembaran berupa logam tipis yang mana memiliki sebuah pola yang seperti jaring. Kawat kasa ini ditempatkan pada sebuah cincin penyangga yang dipasang pada dudukan yang bernama retort antara pembakar untuk menopang sebuah gelas kimia atau peralatan laboratorium lainnya yang digunakan selama pemanasan.

Kawat Kasa Laboratorium
Gambar Kawat Kasa Laboratorium

Fungsi Kawat Kasa Laboratorium

Lalu apa sih fungsi dari kawat kasa tersebut? Nah jadi kawat kasa laboratorium ini memiliki fungsi yaitu:

  1. Yang pertama dapat menahan suatu beban di atas kaki tiga lab pada saat proses pembakaran dengan pembakar spiritus atau bunsen.
  2. Berfungsi untuk menyebarkan suatu laju pemanasan dari api sehingga pembakaran lebih merata.

Nah itulah beberapa fungsinya ketika digunakan saat aktivitas atau kegiatan di laboratorium.

Cara menggunakan Kawat Kasa

Dan selanjutnya bagaimana cara menggunakannya? Untuk cara penggunaan kawat kasa laboratorium tersebut silahkan anda ikuti langkah-langkahnya berikut ini:

1. Menyiapkan alat

Nah untuk yang pertama, untuk melakukan suatu pemanasan terhadap objek atau sampel dengan dengan menggunakan kawat kasa tersebut, tentunya terlebih dahulu kita harus menyiapkan alat yang dibutuhkan yaitu seperti alat bunsen alat yang telah berisi spiritus, kaki tiga, dan juga kasa kawat. Selain itu jangan lupa siapkan juga alat pembakaran korek api untuk menyalakan bunsen tersebut.

2. Merangkai alat

Langkah selanjutnya yang kedua, silahkan rangkai alat tersebut dimana bunsen untuk berada pada posisi yang paling bawah kemudian diatasnya terdapat sebuah penyangga yang disebut alat kaki tiga dan lalu pada bagian paling atanya yaitu di kawat kasa. Jangn lupa untuk pastikan bahwa posisi lapisan keramik tersebut berada pada kawat tepat di bagian tengah pembakaran.

2. Menyalakan bunsen

Nah terakhir langkah yang ketika, setelah semua alat-alat pelengkap diatas dirangkai, maka anda dapat segera menyalakan bunsen tersebut dengan menggunakan korek api atau sejenisnya. Selanjutnya kita dapat meletakkan bahan yang akan dipanaskan dengan wadah pada Kawat kasa.

Kesimpulan

Nah itulah yang dapat saya sampaikan di artikel ini untuk anda mengenai kawat kasa laboratroium, jadi kawat kasa ini dapat digunakan untuk menopang selama pemanasan. Untuk anda yang ingin membeli berbagai macam peralatan laboratorium silahkan anda kujungi website berikut ini yaitu di www.envilife.co.id, dan jangan lupa untuk membaca pembahasan mengenai peralatan laboratorium lainnya yaitu disini.

Bagikan ini ke:
<a href="https://bloglab.id/author/bloglab/" target="_self">Erwin Widianto</a>

Erwin Widianto

Content Creator

Saya adalah seorang Content Creator dan SEO Spesialist yang berasal dari Jawa Barat, Indonesia yang memulai karir di bidang Digital Marketing sejak tahun 2017 hingga sekarang.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×