Apa Saja Persiapan Untuk Pembuatan Website Desa?

oleh | Des 26, 2023 | Website

Website desa adalah sebuah situs yang berisi informasi tentang desa, seperti profil, pemerintahan, layanan, pembangunan, keuangan, berita, agenda, dan lain-lain. Website desa dapat menjadi sarana komunikasi, transparansi, partisipasi, dan pemberdayaan masyarakat desa. Website desa juga dapat menjadi media promosi potensi desa, seperti wisata, produk, budaya, dan sejarah.

Namun, untuk membuat website desa yang baik dan bermanfaat, tidaklah mudah. Ada beberapa persiapan yang harus dilakukan, baik dari sisi teknis maupun non-teknis. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum membuat website desa:

1. Menentukan Tujuan dan Sasaran Website Desa

Hal pertama yang harus dipersiapkan adalah menentukan tujuan dan sasaran website desa. Tujuan adalah alasan mengapa Anda membuat website desa, sedangkan sasaran adalah siapa yang akan menjadi pengguna atau audiens website desa. Tujuan dan sasaran website desa akan mempengaruhi desain, konten, dan fitur website desa.

Contoh tujuan website desa adalah:

  • Meningkatkan keterbukaan informasi publik desa
  • Mendorong partisipasi masyarakat desa dalam pembangunan desa
  • Mempromosikan potensi desa kepada masyarakat luas
  • Membangun jejaring kerjasama dengan pihak-pihak terkait

Contoh sasaran website desa adalah:

  • Warga desa
  • Pemerintah desa
  • Pemerintah kabupaten/kota
  • Pemerintah provinsi
  • Pemerintah pusat
  • Lembaga swadaya masyarakat
  • Akademisi
  • Pengusaha
  • Wisatawan
  • Media massa

2. Menyiapkan Tim Pengelola Website Desa

Hal kedua yang harus dipersiapkan adalah menyiapkan tim pengelola website desa. Tim pengelola website desa adalah orang-orang yang bertanggung jawab atas pengembangan, pengelolaan, dan pemeliharaan website desa. Tim pengelola website desa harus memiliki kompetensi, keterampilan, dan dedikasi yang tinggi.

Tim pengelola website desa dapat terdiri dari:

  • Kepala desa atau pejabat yang ditunjuk sebagai penanggung jawab website desa
  • Sekretaris desa atau staf yang ditunjuk sebagai koordinator website desa
  • Perangkat desa atau relawan yang ditunjuk sebagai operator website desa
  • Ahli IT atau konsultan yang ditunjuk sebagai pengembang website desa

Tim pengelola website desa harus melakukan koordinasi, komunikasi, dan evaluasi secara berkala untuk memastikan website desa berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan dan sasaran.

3. Menentukan Platform dan Domain Website Desa

Hal ketiga yang harus dipersiapkan adalah menentukan platform dan domain website desa. Platform adalah sistem yang digunakan untuk membuat dan mengelola website desa, sedangkan domain adalah alamat atau nama website desa di internet. Platform dan domain website desa harus dipilih dengan cermat, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan desa.

Contoh platform website desa adalah:

  • WordPress: platform yang paling populer dan mudah digunakan, memiliki banyak tema, plugin, dan dukungan komunitas
  • Joomla: platform yang cukup populer dan fleksibel, memiliki banyak ekstensi dan dukungan komunitas
  • Drupal: platform yang sangat kuat dan aman, memiliki banyak modul dan dukungan komunitas
  • WebsiteDesa: platform khusus yang dikembangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, memiliki fitur dan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan desa

Contoh domain website desa adalah:

  • desa.id: domain khusus yang disediakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, gratis dan mudah didaftarkan
  • go.id: domain resmi yang disediakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, gratis tapi harus mengurus perizinan
  • com: domain komersial yang paling umum dan mudah didapatkan, berbayar tapi murah
  • net: domain jaringan yang cukup umum dan mudah didapatkan, berbayar tapi murah
  • org: domain organisasi yang cocok untuk lembaga non-profit, berbayar tapi murah

4. Menyusun Konten dan Fitur Website Desa

Hal keempat yang harus dipersiapkan adalah menyusun konten dan fitur website desa. Konten adalah isi atau materi yang ditampilkan di website desa, sedangkan fitur adalah fungsi atau layanan yang ditawarkan di website desa. Konten dan fitur website desa harus informatif, relevan, akurat, dan menarik.

Contoh konten website desa adalah:

  • Profil desa: berisi informasi tentang sejarah, geografis, demografis, sosial, ekonomi, budaya, dan organisasi desa
  • Pemerintahan desa: berisi informasi tentang visi, misi, program, kebijakan, regulasi, struktur, dan kinerja pemerintah desa
  • Layanan desa: berisi informasi tentang layanan publik, administrasi, perizinan, bantuan, dan konsultasi yang disediakan oleh pemerintah desa
  • Pembangunan desa: berisi informasi tentang rencana, anggaran, pelaksanaan, dan hasil pembangunan desa
  • Keuangan desa: berisi informasi tentang sumber, alokasi, pengelolaan, dan pertanggungjawaban keuangan desa
  • Berita desa: berisi informasi tentang berita, kegiatan, agenda, dan pengumuman yang terkait dengan desa
  • Potensi desa: berisi informasi tentang potensi desa, seperti wisata, produk, budaya, dan sejarah yang dapat dikembangkan dan dipromosikan
  • Galeri desa: berisi informasi tentang foto dan video yang menampilkan keindahan, keragaman, dan kekayaan desa
  • Kontak desa: berisi informasi tentang alamat, telepon, email, media sosial, dan formulir kontak desa

Contoh fitur website desa adalah:

  • Pencarian: fitur yang memungkinkan pengguna untuk mencari informasi yang diinginkan di website desa
  • Komentar: fitur yang memungkinkan pengguna untuk memberikan tanggapan, saran, atau kritik terhadap konten website desa
  • Survei: fitur yang memungkinkan pengguna untuk memberikan masukan, pendapat, atau suara terhadap isu atau topik yang berkaitan dengan desa
  • Forum: fitur yang memungkinkan pengguna untuk berdiskusi, berbagi, atau berkolaborasi dengan pengguna lain yang tertarik dengan desa
  • Chat: fitur yang memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi secara langsung dengan pihak desa atau pengguna lain yang online di website desa
  • Download: fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengunduh dokumen, data, atau file yang tersedia di website desa
  • Login: fitur yang memungkinkan pengguna untuk masuk ke website desa dengan menggunakan akun yang telah terdaftar
  • Registrasi: fitur yang memungkinkan pengguna untuk mendaftar akun di website desa dengan mengisi formulir yang disediakan
  • Laporan: fitur yang memungkinkan pengguna untuk melaporkan masalah, keluhan, atau aspirasi yang berkaitan dengan desa

5. Mengembangkan dan Menguji Website Desa

Hal kelima yang harus dipersiapkan adalah mengembangkan dan menguji website desa. Mengembangkan adalah proses membuat website desa sesuai dengan platform, domain, konten, dan fitur yang telah ditentukan. Mengembangkan website desa membutuhkan keahlian dan keterampilan dalam bidang IT.

Menguji adalah proses memeriksa kualitas dan kinerja website desa sebelum diluncurkan secara online. Menguji website desa membutuhkan ketelitian dan kesabaran dalam menemukan dan memperbaiki kesalahan.

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengembangkan dan menguji website desa:

1. Memilih Platform Website Desa

Platform website desa adalah sistem yang digunakan untuk membuat dan mengelola website desa. Ada banyak platform website desa yang tersedia, baik yang gratis maupun berbayar. Anda dapat memilih platform website desa yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan desa Anda.

Beberapa contoh platform website desa yang populer adalah:

  • WordPress
  • Joomla
  • Dll

2. Memilih Layanan Hosting Indonesia

Hosting adalah layanan yang menyediakan ruang penyimpanan dan sumber daya untuk menjalankan website desa Anda di internet. Anda harus memilih layanan hosting yang berkualitas, aman, cepat, dan stabil. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan lokasi server hosting, karena akan mempengaruhi kecepatan akses website desa Anda.

Salah satu layanan hosting yang direkomendasikan adalah Exabytes, yang merupakan penyedia hosting Indonesia terbaik dan terpercaya. Exabytes menawarkan berbagai paket hosting yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda. Anda juga akan mendapatkan berbagai fitur dan fasilitas menarik, seperti:

  • Gratis domain selamanya
  • Gratis SSL
  • Unlimited bandwidth
  • Unlimited disk space
  • Unlimited webmail
  • Unlimited database
  • Garansi uptime 99,9%
  • Garansi uang kembali 30 hari
  • Support 24/7

Untuk memilih layanan hosting Exabytes, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Kunjungi website Exabytes dan pilih menu Hosting.
  • Pilih paket hosting yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda. Anda dapat membandingkan fitur dan harga dari masing-masing paket hosting di halaman tersebut.
  • Klik tombol Pesan Sekarang pada paket hosting yang Anda pilih.
  • Masukkan nama domain yang Anda inginkan atau yang sudah Anda daftarkan sebelumnya. Jika Anda belum memiliki nama domain, Anda dapat memanfaatkan promo gratis domain selamanya dari Exabytes.
  • Klik tombol Lanjutkan.
  • Pilih durasi pembayaran yang Anda inginkan, mulai dari 1 bulan hingga 3 tahun. Semakin lama durasi pembayaran, semakin besar diskon yang Anda dapatkan.
  • Klik tombol Lanjutkan.
  • Masukkan data diri Anda, seperti nama, email, nomor telepon, alamat, dan lain-lain. Pastikan data yang Anda masukkan benar dan lengkap.
  • Pilih metode pembayaran yang Anda inginkan, seperti transfer bank, kartu kredit, PayPal, atau OVO. Anda juga dapat memasukkan kode kupon jika Anda memiliki kupon diskon dari Exabytes.
  • Klik tombol Selesaikan Pesanan.
  • Lakukan pembayaran sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh Exabytes. Setelah pembayaran berhasil, Anda akan mendapatkan email konfirmasi dan informasi akun hosting Anda.

3. Melakukan Instalasi WordPress

WordPress adalah platform website desa yang paling populer dan mudah digunakan. WordPress memiliki banyak tema, plugin, dan dukungan komunitas yang dapat membantu Anda membuat website desa yang menarik dan profesional. WordPress juga mudah diinstal dan dikonfigurasi, bahkan bagi pemula sekalipun.

Untuk melakukan instalasi WordPress, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Login ke cPanel hosting Anda dengan menggunakan username dan password yang telah Anda dapatkan dari Exabytes.
  • Pilih menu Softaculous Apps Installer dan klik ikon WordPress.
  • Klik tombol Install Now pada halaman WordPress.
  • Isi formulir instalasi WordPress dengan data yang diperlukan, seperti:
    • Pilih protokol: pilih https:// jika Anda sudah mengaktifkan SSL, atau http:// jika belum.
    • Pilih domain: pilih nama domain yang Anda gunakan untuk website desa Anda.
    • Direktori: biarkan kosong jika Anda ingin menginstal WordPress di root domain, atau isi dengan nama folder jika Anda ingin menginstal WordPress di subfolder.
    • Nama situs: isi dengan nama website desa Anda, misalnya Desa Cinta Damai.
    • Deskripsi situs: isi dengan deskripsi singkat tentang website desa Anda, misalnya Website resmi Desa Cinta Damai.
    • Aktifkan multisite: biarkan tidak dicentang, kecuali jika Anda ingin membuat website desa dengan fitur multisite.
    • Username admin: isi dengan username yang Anda inginkan untuk login ke dashboard WordPress Anda.
    • Password admin: isi dengan password yang Anda inginkan untuk login ke dashboard WordPress Anda.
    • Email admin: isi dengan email yang Anda inginkan untuk menerima notifikasi dari WordPress.
    • Pilih bahasa: pilih bahasa yang Anda inginkan untuk website desa Anda, misalnya Bahasa Indonesia.
    • Pilih plugin: pilih plugin yang Anda inginkan untuk diinstal bersama WordPress, misalnya Limit Login Attempts, Classic Editor, atau Jetpack.
    • Pilih tema: pilih tema yang Anda inginkan untuk tampilan website desa Anda, atau biarkan default jika Anda ingin mengganti tema nanti.
    • Pilih opsi lanjutan: pilih opsi lanjutan jika Anda ingin mengubah nama database, prefix tabel, atau mengaktifkan fitur auto upgrade, auto backup, atau email instalasi.
  • Klik tombol Install untuk memulai proses instalasi WordPress.
  • Tunggu hingga proses instalasi selesai dan Anda akan mendapatkan informasi URL website dan URL admin WordPress Anda. Lihat selengkapnya tentang “Cara Instal WordPress di cPanel“.

4. Memilih Tema Website Desa

Tema adalah tampilan atau desain website desa Anda. Anda dapat memilih tema yang sesuai dengan konsep, warna, dan gaya website desa Anda. Anda juga dapat memilih tema yang responsif, sehingga website desa Anda dapat ditampilkan dengan baik di berbagai perangkat, seperti komputer, laptop, tablet, atau smartphone.

Ada banyak tema website desa yang tersedia, baik yang gratis maupun berbayar. Anda dapat mencari tema website desa di direktori tema WordPress, atau di situs-situs penyedia tema WordPress, seperti ThemeForest, TemplateMonster, atau Elegant Themes.

Untuk memilih tema website desa, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Login ke dashboard WordPress Anda dengan menggunakan username dan password yang telah Anda buat saat instalasi WordPress.
  • Pilih menu Appearance dan klik Themes.
  • Klik tombol Add New untuk menambahkan tema baru.
  • Cari tema yang Anda inginkan dengan menggunakan fitur filter, pencarian, atau kategori. Anda dapat melihat pratinjau tema dengan mengklik tombol Preview.
  • Klik tombol Install untuk menginstal tema yang Anda pilih.
  • Klik tombol Activate untuk mengaktifkan tema yang Anda instal. Lihat artikel tentang “Download Template WordPress Gratis“.

5. Memasang Plugin Tambahan

Plugin adalah perangkat lunak tambahan yang dapat menambahkan fitur atau fungsi website desa Anda. Anda dapat memasang plugin yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan website desa Anda. Anda juga dapat memasang plugin yang membantu Anda mengoptimalkan, mengamankan, dan mempercepat website desa Anda. Lihat artikel tentang “Daftar Plugin yang Wajib di Instal di WordPress“.

Ada banyak plugin website desa yang tersedia, baik yang gratis maupun berbayar. Anda dapat mencari plugin website desa di direktori plugin WordPress, atau di situs-situs penyedia plugin WordPress, seperti CodeCanyon, WPBakery, atau Elementor.

Untuk memasang plugin website desa, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Login ke dashboard WordPress Anda dengan menggunakan username dan password yang telah Anda buat saat instalasi WordPress.
  • Pilih menu Plugins dan klik Add New.
  • Cari plugin yang Anda inginkan dengan menggunakan fitur filter, pencarian, atau kategori. Anda dapat melihat detail plugin dengan mengklik tombol More Details.
  • Klik tombol Install Now untuk menginstal plugin yang Anda pilih.
  • Klik tombol Activate untuk mengaktifkan plugin yang Anda instal. Lihat juga “Cara Install Plugin di WordPress“.

Demikianlah cara membuat website desa yang dapat Anda coba terapkan. Dengan membuat website desa yang berkualitas, Anda dapat memberikan informasi, layanan, dan promosi yang bermanfaat bagi masyarakat desa dan pihak-pihak terkait. Semoga artikel ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi Anda yang ingin membuat website desa yang profesional dan menarik. Jika Anda memiliki pertanyaan, saran, atau kritik, silakan tinggalkan komentar di bawah ini.

Namun bagi anda yang tidak ingin ribet dalam pembuatan website desa dan ingin terima beres silalahkan percayakan kepada kami untuk jasa pembuatan website tersebut, untuk informasi lebih lengkap silahkan hubungi kami sekarang juga melalui kontak di website ini. Terima kasih telah membaca artikel ini.

Sumber artikel: website.desa.id, kertamulya-padalarang.desa.id, www.panda.id

Bagikan ini ke:
<a href="https://bloglab.id/author/bloglab/" target="_self">Erwin Widianto</a>

Erwin Widianto

Content Creator

Saya adalah seorang Content Creator dan SEO Spesialist yang berasal dari Jawa Barat, Indonesia yang memulai karir di bidang Digital Marketing sejak tahun 2017 hingga sekarang.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×