Macam-Macam Alat Ukur Dan Fungsinya

oleh | Nov 8, 2022 | Laboratorium

Jika dirinci satu persatu apa saja macam-macam alat ukur mungkin bisa sampai ribuan untuk melistnya. Tetapi sekarang bloglab berusaha membahas mulai dari yang sederhana mengenai jenis serta kegunaan dari alat ukur tersebut. Untuk itu silahkan perhatikan dan baca dengan baik-baik pembahasannya berikut ini.

Sebelum lanjut ke pembahasan utama mengenai apa saja contoh macam-macam alat ukur dan kegunaannya alangkah baiknya anda mengetahui terlebih dahulu pengertian dari alat ukur terlebih dahulu berikut.

Pengertian alat ukur

Perlu anda ketahui dalam ilmu fisika dan teknik ataupun laboratorium, bahwa pengukuran adalah sebuah aktivitas yang biasanya membandingkan suatu kuantitas fisik dari objek dan kejadian di dunia nyata. Dan untuk pengertian Alat ukur ukur itu sendiri yaitu merupakan sebuah alat yang biasanya digunakan untuk dapat mengukur benda atau kejadian tersebut. Dan untuk alat ukur yang digunakan tentunya beragam jenisnya itu tergantung dari penggunaan atau kebutuhan, maka dari itu disini saya akan menjelaskan salah satu macam-macam alat ukur yang biasanya pamiliar digunakan. Untuk melihat daftar macamnya silahkan baca pembahasannya dibawah ini.

Macam-macam alat ukur

Berikut ini adalah beberapa macam alat atau jenis alat ukur beserta dengan kegunaannya, diantaranya yaitu sebagai berikut:

1. Alat Ukur Listrik

Seperti namanya alat ukur listrik ini digunakan untuk melakukan pengukuran besaran besaran yang berhubungan dengan besaran listrik seperti volt meter, ampere meter, dll. Untuk salah satu contoh alat ukur listrik adalah sebagai berikut:

Ampere meter

Ampere meter

Alat ukur yang satu ini digunakan untuk mengukur besarnya arus listrik. Pada dasarnya prinsip kerja dari alat ini adalah berdasarkan gaya magnetik atau yang biasa disebut dengan gaya lorent. Gaya ini mampu menggerakkan jarum penunjuk pada alat ampere meter jika suatu kumparan yang dilingkupi medan magnet dilalui oleh arus listrik.

Volt meter

Volt meter

Alat ini digunakan untuk mengetahui besarnya tegangan listrik. Prinsip kerja dari alat ini hampir sama dengan ampere meter yaitu interaksi antara kuat arus dan medan magnet yang menimbulkan gaya magnetik sehingga mampu menggerakkan jarum penujuk si alat volt meter.

Ohm meter

Ohm meter

Alat ukur ini digunakan untuk mengetahui besarnya hambatan suatu komponen.

2. Alat Ukur Suhu

Alat ukur suhu yang lebih dikenal dengan termometer ini mempunyai beberapa macam berdasarkan fungsi maupun bahan yang digunakan di dalamnya. Berikut ini adalah beberapa contoh macam-macamnya:

Thermometer air raksa

Thermometer air raksa

Meskipun tergolong alat ukur dengan sistem analog, alat ukur suhu yang satu ini masih banyak digunakan di laboratorium kimia. Prinsip kerja dari alat inipun tergolong sederhana yaitu bahan merkuri yang terdapat di dalam pipa kapiler hampa udara yang terbuat dari kaca. Digunakannya merkuri karena bahan ini mempunyai koefisien yang konstan karena berubahnya temperatur. Respon terhadap perubahan suhu menyebabkan merkuri ini mengembang ke skala temperature aktualnya, demikian juga sebaliknya.

Thermometer digital

Thermometer digital

Untuk pengukur suhu, alat ini mungkin yang paling banyak berada di dunia industri karena lebih user friendly. Tampilannya digital sehingga tidak menyulitkan kita serta cenderung lebih akurat dan awet dibandingkan dengan thermometer air raksa yang terkadang mudah pecah.

Thermometer dataloger

Thermometer dataloger

Thermometer dataloger bisa dibilang varian yang paling canggih untuk alat pengukur suhu ini. Karena dengan bentuk yang kecil seperti USB mempunyai kemampuan merekam hampir ribuan data. Bahkan kekuatan baterainya bisa tahan hampir 2 tahun. Data sistem pengambilan datanyapun sudah plug and play. Dengan melakukan penginstalan terlebih dahulu software alat ini kemudian tinggal di plug and booom… Data yang sudah kerecordpun bisa disajikan dalam bentuk PDF dan diolah seperti yang kita mau. Alat ini juga biasa digunakan di dalam sistem transportasi barang dimana kondisi temperatur harus tetap terjaga sehingga bisa kita pantau selama perjalanan.

Laser Thermometer

Laser Thermometer

Dari judulnya saja tentu kita bisa memperkirakan bahwa alat pengukur suhu ini bisa kita gunakan tanpa melakukan kontak terhadap benda yang kita ukur secara langsung. Dengan menggunakan prinsip laser maka bisa kita aplikasikan misalnya mengukur suhu di dalam ruangan tanpa kita perlu masuk ke ruangan tersebut, dan tentunya masih banyak aplikasi yang lainnya.

3. Alat Ukur Massa

Untuk alat ukur massa khususnya mengenai timbangan digital pernah dibahas di postingan ini. Tetapi kali ini saya hanya ingin menambahkan mengenai alat ukur massa yang lainnya.

Neraca Gantung

Neraca Gantung

Alat ukur massa ini memang sangat jarang digunakan di perusahaan manufacturing, tetapi kita masih bisa melihatnya di pasar / koperasi desa yang biasanya digunakan untuk menimbang beras ataupun pupuk.

Neraca Analog

Neraca Analog

Dengan harga yang relatif murah, alat ini biasa digunakan oleh ibu rumah tangga dalam membantu aktivitas memasak misalnya untuk menimbang tepung atau terkadang kita juga dapat menjumpainya di penjual buah pinggir jalan.

Neraca Sama Lengan

Neraca Sama Lengan

Alat ukur massa yang satu ini sering saya jumpai di pedagang emas. Mungkin temen-temen juga pernah melihatnya???

4. Alat Ukur Panjang

Jadi alat ukur panjang bisa diartikan sebagai perkakas untuk mengukur, mencocokkan, dan mengetahui panjang suatu benda. Berikut jenis alat ukur yang biasa digunakan. Mistar atau penggaris adalah alat ukur yang paling sering digunakan:

Mistar

Mistar

Tentu sudah pada tau semua kan?, alat ini sering juga disebut metal ruler. Memang seperti penggaris biasa cuma bahan nya adalah stainless stell yang membuatnya tahan dari kerusakan sehingga tidak mengganggu proses pengukuran.

Jangka Sorong dan Mikrometer

Jangka Sorong dan Mikrometer

Sudah banyak blog yang membahas mengenai jangka sorong dan mikrometer baik cara pengoperasian, jenisnya, maupun cara membaca skalanya. Silakan kunjungi blog ini untuk referensi lengkapnya.

Kesimpulan

Untuk alat ukur panjang ini masih banyak lagi contohnya dial thickness gauge, Can seam, dll yang akan saya bahas di postingan berikutnya mengenai cara menggunakan, merawat, dan kalibrasinya. Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan mengenai beberapa contoh macam-macam alat ukur yang biasanya sering digunakan, jika anda ingin membeli berbagai macam peralatan laboratorium anda bisa mengunjungi link berikut ini.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: