Water Bath: Fungsi, Cara Kerja, Macam, Dan Cara Menggunakannya

oleh | Des 21, 2022 | Laboratorium

Water bath atau yang sering disebut juga dengan water bath heater merupakan salah satu alat yang digunakan dalam berbagai macam bidang, seperti laboratorium, industri, hingga kuliner. Alat ini memiliki fungsi utama untuk menjaga suhu air dalam sebuah wadah tetap stabil dengan cara memanaskannya secara merata. Selain itu, water bath juga memiliki banyak macam dan cara penggunaan yang bervariasi sesuai dengan kebutuhan. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai fungsi, cara kerja, macam, dan cara menggunakan water bath.

Fungsi Water Bath

Fungsi utama dari water bath adalah untuk menjaga suhu air dalam sebuah wadah tetap stabil dengan cara memanaskannya secara merata. Fungsi ini sangat berguna dalam berbagai macam bidang, seperti laboratorium, industri, hingga kuliner.

Di laboratorium, water bath sering digunakan untuk menjaga suhu reaksi kimia agar tetap stabil selama proses reaksi berlangsung. Hal ini sangat penting untuk menghindari perubahan suhu yang tidak diinginkan yang dapat mempengaruhi hasil akhir dari reaksi tersebut.

Di industri, water bath juga bisa digunakan untuk menjaga suhu proses produksi agar tetap sesuai dengan standar yang ditentukan. Sebagai contoh, dalam industri makanan, water bath bisa digunakan untuk menjaga suhu proses pemasteran susu agar tetap sesuai dengan standar yang ditentukan.

Di bidang kuliner, water bath juga bisa digunakan untuk menjaga suhu makanan agar tetap hangat atau dingin sesuai dengan kebutuhan. Sebagai contoh, water bath bisa digunakan untuk menjaga suhu makanan yang sedang disajikan di restoran agar tetap hangat selama proses penyajian.

Dengan demikian, fungsi utama dari water bath adalah untuk menjaga suhu air dalam sebuah wadah tetap stabil dengan cara memanaskannya secara merata, yang berguna dalam berbagai macam bidang seperti laboratorium, industri, dan kuliner.

Cara kerja Water Bath

Cara kerja water bath pada dasarnya adalah dengan menggunakan panas yang dihasilkan oleh sebuah sumber panas, seperti heater atau kawat resistansi, untuk memanaskan air dalam wadah tersebut. Sumber panas tersebut biasanya terdapat pada bagian bawah water bath, di mana panas tersebut akan menyebar ke seluruh bagian air yang ada di dalam wadah.

Untuk menjaga suhu air tetap stabil, water bath juga dilengkapi dengan sebuah termostat yang berfungsi untuk mengatur tingkat panas yang dihasilkan oleh sumber panas. Termostat ini akan mengontrol arus listrik yang masuk ke sumber panas, sehingga panas yang dihasilkan dapat diatur sesuai dengan suhu yang diinginkan.

Selain itu, water bath juga biasanya dilengkapi dengan sebuah termometer atau sensor suhu yang berfungsi untuk mengukur suhu air di dalam wadah. Dengan adanya termometer ini, kita dapat dengan mudah mengetahui suhu air yang sebenarnya, sehingga kita dapat mengatur suhu air sesuai dengan kebutuhan.

Dengan demikian, cara kerja water bath pada dasarnya adalah dengan menggunakan sumber panas untuk memanaskan air dalam wadah, dan mengontrol suhu air dengan menggunakan termostat dan termometer.

Macam-macam Water Bath

Berikut ini adalah beberpa contoh alat Water Bath yang dapat anda temui di laboratorium, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Transparent Water Bath

Transparent Water Bath
Gambar Transparent Water Bath

Fitur:

  • Menggunakan struktur desain yang inovatif, secara efektif mencegah kebocoran uap.
  • Instrumen kontrol suhu cerdas dengan tampilan digital kecerahan tinggi, tombol jenis sentuhan ringan memiliki keunggulan pengoperasian sederhana dan kontrol suhu presisi tinggi..
  • Shell, interior dan penutup produk semuanya terbuat dari plastik rekayasa transparan, dapat dengan jelas melihat objek yang akan dipanaskan.

2. WB20 Water Bath

WB20 Water Bath
Gambar WB20 Water Bath

Fitur:

  • Pemanasan cepat, suhu tetap konstan setelah mencapai suhu yang disetel
  • Akurasi suhu tinggi dengan panas berlebih perlindungan
  • Tahan suhu tinggi dan bebas korosi tutup terbuat dari 304 stainless steel
  • Komponen elektronik mudah untuk membongkar. Aman dan mudah dirawat

3. Thermostatic Water Baths

Thermostatic Water Baths
Gambar Thermostatic Water Baths

Fitur:

  • Tangki bagian dalam: 1 lubang, 2 lubang, 2 baris & 4 empat lubang, 2 baris & 6 lubang adalah stainless steel peregangan ruang dalam.
  • 1 baris & 4 lubang, 1 baris & 6 lubang, 2 baris & 8 lubang adalah ruang dalam stainless steel.

4. Thermostatic Water Baths (Stretching Inner Chamber)

Thermostatic Water Baths (Stretching Inner Chamber)
Gambar Thermostatic Water Baths (Stretching Inner Chamber)

Fitur:

  • Stainless steel peregangan wadah dalam dan penutup atap.
  • Pengontrol suhu cerdas dengan program PID, tabung digital tampilan dan fungsi ming dan pelindung suhu berlebih.
  • Tambahkan sakelar pembuangan listrik, pengoperasian satu tombol, nyaman untuk dikeringkan.

5. Multifunctional Water Baths Shaker

Multifunctional Water Baths Shaker
Gambar Multifunctional Water Baths Shaker

Fitur:

  • LCD latar belakang layar besar, menunjukkan nilai yang diukur, nilai yang ditetapkan dan waktu pengaturan dan waktu yang tersisa.
  • Kontrol suhu presisi tinggi. Lanjutkan operasi secara otomatis jika mati secara tiba-tiba.
  • Kontrol kecepatan presisi tinggi: Kontrol umpan balik PID, kecepatan motor stabil dan akurat. Desain mulai lambat, secara otomatis mengunci kecepatan aGer di luar kendali, kecepatan mulai yang dapat disesuaikan mencegah percikan cairan botol yang bergetar.
  • Rak tabung dan bak mandi air ask seat untuk konfigurasi standar, dengan fungsi bak air.

Nah itulah beberapa contoh macam-macam water bath yang bisa anda temukan di laboratorium.

Cara menggunakan Water Bath

Berikut adalah beberapa langkah untuk menggunakan water bath:

  1. Pastikan bahwa water bath sudah terisi dengan air hingga tingkat yang diinginkan.
  2. Buka tutup water bath dan masukkan bahan yang ingin disimpan pada suhu yang konstan ke dalam water bath.
  3. Tentukan suhu yang diinginkan dengan menggunakan kontrol suhu yang terdapat pada water bath.
  4. Tunggu hingga water bath mencapai suhu yang diinginkan, kemudian tutup tutup water bath.
  5. Monitor suhu secara teratur untuk memastikan bahwa suhu tetap stabil.
  6. Bila suhu perlu diubah, atur kembali suhu dengan menggunakan kontrol suhu yang terdapat pada water bath.
  7. Setelah selesai menggunakan water bath, pastikan untuk membersihkannya dengan baik sebelum menyimpan atau menggunakannya kembali.

Catatan: Water bath dapat menggunakan air panas atau air dingin tergantung pada suhu yang diinginkan. Selalu gunakan pelindung tangan dan jaga keamanan saat menggunakan water bath, terutama jika menggunakan air panas.

Bagikan ini ke:
<a href="https://bloglab.id/author/bloglab/" target="_self">Erwin Widianto</a>

Erwin Widianto

Content Creator

Saya adalah seorang Content Creator dan SEO Spesialist yang berasal dari Jawa Barat, Indonesia yang memulai karir di bidang Digital Marketing sejak tahun 2017 hingga sekarang.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×