Teknik Penggunaan Timbangan Analitik yang Benar

oleh | Apr 10, 2023 | Laboratorium

Timbangan analitik adalah alat laboratorium yang digunakan untuk mengukur massa suatu zat dengan tingkat akurasi dan sensitivitas yang tinggi. Biasanya, timbangan analitik digunakan dalam analisis kualitatif dan kuantitatif, seperti membuat komposisi zat baru, menentukan kadar zat dalam larutan, atau menghitung rumus molekul zat.

Timbangan analitik memiliki beberapa jenis, seperti timbangan analitik digital, semi-mikro, mikro, elektronik, dan presisi. Setiap jenis memiliki rentang pengukuran dan ketelitian yang berbeda-beda. Sebagai contoh, timbangan analitik digital dapat mengukur massa hingga 0,1 mg, sedangkan timbangan analitik mikro dapat mengukur massa hingga 0,0001 mg. Baca juga “Memilih Timbangan Analitik yang Tepat untuk Laboratorium Anda“.

Bagian-bagian Timbangan Analitik

Timbangan analitik terdiri dari beberapa bagian, antara lain:

  • Bagian up windbreak: bagian atas timbangan yang berfungsi sebagai pelindung dari angin atau debu yang dapat mempengaruhi hasil pengukuran.
  • Bagian left windbreak: bagian kiri timbangan yang berfungsi sebagai pintu masuk untuk meletakkan benda yang akan ditimbang.
  • Bagian right windbreak: bagian kanan timbangan yang berfungsi sebagai pintu keluar untuk mengambil benda yang telah ditimbang.
  • Bagian sampel pan: bagian tengah timbangan yang berfungsi sebagai tempat meletakkan benda yang akan ditimbang.
  • Bagian LCD: bagian depan timbangan yang berfungsi sebagai layar untuk menampilkan hasil pengukuran.
  • Bagian menu function: bagian depan timbangan yang berfungsi sebagai tombol untuk mengatur fungsi-fungsi timbangan, seperti mode pengukuran, kalibrasi, atau nol.
  • Bagian power & tare function: bagian depan timbangan yang berfungsi sebagai tombol untuk menghidupkan atau mematikan timbangan, serta untuk mengatur tara atau berat kosong benda yang akan ditimbang.
  • Bagian print function: bagian depan timbangan yang berfungsi sebagai tombol untuk mencetak hasil pengukuran jika terhubung dengan printer.
  • Waterpass: bagian bawah timbangan yang berfungsi sebagai alat untuk menentukan posisi timbangan agar seimbang dan stabil.
  • Bagian feel adjust level: bagian bawah timbangan yang berfungsi sebagai alat untuk mengatur ketinggian kaki timbangan agar sesuai dengan waterpass.

Teknik Penggunaan Timbangan Analitik

Untuk menggunakan timbangan analitik dengan benar, ada beberapa teknik yang harus diperhatikan, antara lain:

  • Pastikan timbangan dalam keadaan bersih dan kering sebelum digunakan. Jika ada debu atau kotoran pada sampel pan atau windbreak, bersihkan dengan kuas atau lap lembut.
  • Pastikan timbangan dalam keadaan seimbang dan stabil sebelum digunakan. Gunakan waterpass dan feel adjust level untuk menyesuaikan posisi timbangan agar tidak miring atau goyang.
  • Pastikan ruang laboratorium dalam keadaan tenang dan bebas dari gangguan angin atau getaran sebelum menggunakan timbangan. Tutup jendela dan pintu ruang laboratorium agar tidak ada angin masuk. Jauhkan sumber getaran seperti kipas angin, mesin pendingin, atau alat elektronik lainnya dari timbangan.
  • Pastikan benda yang akan ditimbang dalam keadaan kering dan bersih sebelum ditimbang. Jika benda basah atau lembab, keringkan dengan oven atau pengering lainnya. Jika benda kotor atau berminyak, bersihkan dengan larutan pembersih yang sesuai. Jangan menimbang benda yang korosif, mudah terbakar, atau beracun dengan timbangan analitik.
  • Gunakan alat bantu seperti pinset, spatula, atau kertas timbang untuk memindahkan benda yang akan ditimbang ke sampel pan. Jangan menyentuh benda dengan tangan langsung karena dapat mengubah massa benda akibat panas atau keringat tangan. Jangan meletakkan benda di luar sampel pan karena dapat merusak timbangan.
  • Gunakan fungsi tara untuk mengatur berat kosong benda yang akan ditimbang. Misalnya, jika menggunakan gelas kimia sebagai wadah benda, timbang terlebih dahulu gelas kimia kosong dan tekan tombol tara. Kemudian, tambahkan benda yang akan ditimbang ke dalam gelas kimia dan timbang kembali. Hasil pengukuran yang ditampilkan adalah massa benda tanpa massa gelas kimia.
  • Gunakan fungsi kalibrasi untuk mengatur akurasi timbangan sesuai dengan standar yang ditentukan. Kalibrasi dilakukan dengan menggunakan benda berat tertentu yang telah diketahui massa pastinya, misalnya 100 gram. Letakkan benda berat tersebut pada sampel pan dan tekan tombol kalibrasi. Timbangan akan menyesuaikan hasil pengukuran agar sesuai dengan massa benda berat tersebut.
  • Gunakan fungsi print untuk mencetak hasil pengukuran jika diperlukan. Pastikan timbangan terhubung dengan printer yang sesuai dan memiliki kertas yang cukup. Tekan tombol print dan tunggu hingga hasil pengukuran keluar dari printer.

Itulah teknik penggunaan timbangan analitik yang benar. Dengan mengikuti teknik ini, Anda dapat mengukur massa suatu zat dengan akurat dan efisien. Semoga artikel ini bermanfaat!

Bagikan ini ke:
<a href="https://bloglab.id/author/bloglab/" target="_self">Erwin Widianto</a>

Erwin Widianto

Content Creator

Saya adalah seorang Content Creator dan SEO Spesialist yang berasal dari Jawa Barat, Indonesia yang memulai karir di bidang Digital Marketing sejak tahun 2017 hingga sekarang.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×