Pengertian Dan Fungsi Tanur Laboratorium

Tanur atau biasa disebut Furnace merupakan sebuah peralatan yang biasanya digunakan untuk keperluan di laboratorium, untuk itu disini saya akan memberikian sedikit informasi mengenai tanur laboratorium khususnya bagi teman-teman yang mungkin baru mendengar dan belum mengetahui alat laboratorium tersebut. Untuk itu silahkan anda baca berikut dibawah ini penjelasan secara lengkapnya.

Tanur/Furnace Laboratorium

Furnace atau sering disebut sebagai tungku pembakaran atau juga disebut tanur adalah alat yang biasanya digunakan untuk melakukan pemanasan. Fungsi pemanasan pada alat ini yaitu dapat dilakukan hingga suhu yang sangat tinggi, sehingga sampel yang diteliti akan terbakar dan akan berubah fase menjadi sebuah abu. Furnace dalam Laboratorium Kimia selalu digunakan dalam praktikum penentuan kadar abu.

Perbedaan Tanur dengan Furnace

Alat furnace ini juga dapat digunakan yaitu untuk melakukan sebuah pengamatan kadar pada abu pada suatu bahan. Dan selain itu ada juga yang biasa menggunakannya untuk melakukan sebuah proses penyulingan suatu minyak, pemanasan besi atau ujuga pada logam serta proses pembuatan kaca. Kalau di laboratorium kebanyakan menyebut furnace sebagai “tanur lab”. Maka utuk perbedaan Tanur dengan Furnace itu tentunya tidak ada bedanya karena merupakan sebuah sebutan saja yang berbeda pada alat yang sama.

Fungsi Tanur Laboratorium

Furnace/Tanur alat laboratorium ini memiliki bebepa peranan atau fungsi terhadap dua kasus contohnya yaitu untuk di laboratorium dan juga di industri, maka dari itu berikut ini adalah beberapa fungsi dari furnance tersebur diantaranya yaitu sebagai berikut:

1. Fungsi Furnace/Tanur di Laboratorium

Di dalam lingkungan laboratorium, fungsi tanur laboratorium ini biasanya digunakan untuk dapat melakukan sebuah proses yang disebut gravimetrik. Gravimetrik ini yaitu merupakan sebuah proses pengabuan terhadap suatu sampel yang sedang di analisis. Sebagai salah satu contohnya yaitu di laboratorium kimia biasanya alat ini juga untuk melakukan sebuah proses yang disebut destruksi. Atau juga yang paling banyak digunakan, dalam kasus beberapa penelitian, Furnace atau tanur ini biasanya sering digunakan yaitu untuk dapat mengetahui suatu jumlah sampel yang tidak mudah terbakar dan yang bersifat volatil atau (tidak mudah menguap).

2. Fungsi Furnace/Tanur di Indusri

Yang selanjurnya, fungsi furnance ini tidak hanya untuk di laboratorium, bahwa alat ini juga sangat berfungsi dan banyak juga di gunakan untuk di dunia industri. Alat tersebut sangat dibutuhkan bagi lingkungan industri, salah satunya terutama pada industri makanan dan juga minuman. Yang berfungsi untuk melakukan pengujian terhadap makanan dan minuman, furnace ini juga banyak digunakan untuk pengujian terhadap kadar abu pada suatu sampel tertentu. Pengujian kadar abu tersebut dilakukan untuk mengetahui mengetahui jenis bahan yang digunakan untuk menentukan nilai gizi dalam suatu makanan dan minuman. Itulah kenapa pengujian kadar abu selalu ada dalam rangkaian prosedur pengujian makanan dan minuman.

Prinsip Kerja Furnace

Nah selanjutnya kita akan membahas seperti apa sistem atau cara kerja dari furnace atau tanur tersebut. Seperti pada umumnya yang kita tahu, furnace merupakan sebuah alat laboratorium yang memiliki prinsip yang hampir sama dengan alat yang bernama oven. Pada dasarnya, furnace memang sudah dirancang dan di desain untuk bisa digunakan secara manual oleh user, mengapa demikian? Karena alat ini memiliki tungku pembakaran dan tabung yang memiliki tekanan.

Cara menggunakan Tanur

Untuk melihat tentang bagaimana langkah-langkah cara penggunaan alat furnace atau tanur laboratorium anda bisa membacanya di artikel sebelumnya yaitu berikut disini “Cara menggunakan Furnace/Tanur“.

Macam-macam Furnace/Tanur

Nah dan selanjutnya kita akan membahas contoh apa saja macam-macam alat furnance atau tanur ini yang akan saya uraikan macam-macam contoh alatnya berikut ini:

1. Ceramic Fiber Muffle Furnace

Ceramic Fiber Muffle Furnace

Deksripsi alat

Sintering, peleburan, analisis unsur, dan pengukuran fisik dalam 1200 kontrol presisi.

Fitur alat

  • Cermin mulut stainless steel, penggunaan jangka panjang tidak akan berubah warna. Liner keramik berinsulasi ganda yang diimpor, kinerja stabil
  • Tungku serat mullite polikristalin pembentuk vakum, insulasi efisiensi tinggi.
  • Dalam cangkang ganda, selongsong udara diisolasi, dan saluran udara pemandu ganda.
  • Pengontrol komputer mikro presisi tinggi dan sensor presisi terintegrasi sempurna, dan suhunya akurat.

Karakteristik tambahan model SX4 :

  • Impor sistem kontrol waktu dan sensor presisi tinggi dengan sensitif, respons, presisi tinggi, dan stabilitas yang baik.
  • Menambahkan perangkat pembuangan bermanfaat untuk pengabuan.
  • Desain terpisah, sirkuit dapat dilepas, mudah dirawat dan diperbaiki.
  • Model P adalah tipe pengontrol suhu program. Pengontrol suhu program dapat memprogram program multistage.

Lihat spesifikasi lengkapnya disini.

2. STM-12-12 Muffle Furnace 12L

STM-12-12 Muffle Furnace 12L

Deskripsi alat

STM-12-12 Muffle Furnace 12L adalah tungku peredam kompak dengan rumah tungku cangkang ganda dari baja tahan karat bebas karat dan elemen pemanas yang terbungkus dalam tabung kaca kuarsa.

Spesifikasi alat

Volume12 Ltr
Max Temp.1200 °C
Temp. ControlPID , LCD
ThermocoupleK Style
Chamber MaterialHigh quality Alumina Ceramic ber
Chamber size200 x 300 x 200mm
Voltage220V
Power3 Kw
AccessoriesCrucible Tong (1pcs)
High temp. Gloves (1 pairs)
Manual books

Lihat informasi selengkapnya disini.

Nah itulah yang mungkin dapat saya sampaikan kepada anda mengenai penjelasan alatnya semoga artikel ini dapat memberikan referensi bagi anda dan bermanfaat, jangan lupa untuk share artikel ini kepada teman atau kerabat anda yang mungkin sedang belajar laboratorium. Terimakasih.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *