Cara menggunakan Furnace atau Tanur

oleh | Agu 10, 2022 | Laboratorium

Hallo sahabat Blog Laboratorium, apakah anda ingin mengetahui bagaimana cara menggunakan Furnace atau sering disebut Tanur? Nah untuk itu anda silahkan perhatikan pembahasan dibawah ini karena disini admin akan menjelaskan tentang furnace atau tanur dari mulai prinsip kerja, fungsi, bagian-bagian, cara penggunaan dan juga cara kalibrasi alatnya.

cara menggunakan furnace

Pengertian Furnace/Tanur

Furnace adalah sebuah instrument laboratorium atau suatu alat yang digunakan untuk pemanasan pada suhu tinggi. Furnace ini juga dikenal dengan nama lain yaitu sebagai “tungku” atau juga disebut ” tanur”. Pengertian furnace ini dapat disimpulkan yaitu sebuah alat yang dapat menghasilkan suatu energi yang panas lalu energi panas tersebut dapat di transfer ke alat yang dipanaskan maka dari itu sehingga dapat menimbulkan suatu perubahan fisik dan kimia nya terhadap objek yang di fungsikannya. Nah, furnace atau tanur ini memiliki sumber bahan bakar berbentuk padat, cair, gas atau energi listrik yang diterapkan melalui pemanasan resistansi atau yang disebut (induktif).

Prinsip kerja Furnace

Furnace memiliki prinsip kerja yaitu untuk melakukan pemanasan dengan suhu yang tinggi sampai bahan berubah bentuknya menjadi arang atau abu. Selain itu anda juga dapat melihat apa saja contoh macam-macam furnace tersebut di artikel berikut “Mengetahui Macam-macam Furnace atau Tanur“.

Fungsi Furnace

Lalu apa fungsi furnace tersebut? Nah furnace memiliki peranan di laboratorium yang memilki fungsi yaitu untuk proses pengabuan zat atau untuk melakukan proses pemanasan dengan menggunakan suhu yang tinggi hingga mencapai dengan 100000C dan alat ini juga biasa dapat digunakan di laboratorium yaitu untuk menganalisis kadar abu.

Bagian-bagian Furnace

Lalu selanjutny apa saja bagian-bagian dari furnace tersebut? Dan berikut ini adalah beberapa contoh untuk bagian-bagian furnace melalui gambar berikut ini:

Bagian Depan
Bagian Depan
Tombol Pengaturan
Tombol Pengaturan
Bagian Dalam
Bagian Dalam
Tuas Ventilasi
Tuas Ventilasi
Bagian-bagian Furnace
Bagian Belakang

Nah itulah contoh beberapa bagian dari Furnace yang ditampilkan melalui gambar dan keterangannya diatas.

Cara Penggunaan Furnace

Lalu bagaimana cara menggunakan Tanur atau Furnace yang baik dan benar, untuk mengetahui langkah-langkah cara penggunaan alatnya diantaranya yaitu sebagai berikut:

  1. Hubungkan alat dengan arus listrik.
  2. Tutup ventilasi dengan menggeser tuas ke bawah.
  3. Nyalakan furnace dengan menekan tombol power.
  4. Apabila ada kata “key” pada layar tekan tombol P selama 30 detik untuk membuka.
  5. Masukkan zat yang akan diabukan.
  6. Tekan tombol panah ke kiri untuk akses program, pilih menu tunggu sampai lampu menyala, kemudian setting waktu yang dikehendaki untuk memanaskan furnace.
  7. Kemudian pilih menu t1 untuk mengatur waktu proses menaikkan suhu yang akan dipakai.
  8. Lalu pilih menu t2 untuk mengatur waktu dalam pengabuan dengan suhu yang telah ditentukan.
  9. Selanjutnya tekan tombol save lalu start.
  10. Setelah pengabuan selesai, tunggu sampai suhu turun.
  11. Buka ventilasi dengan menggeser tuas ke atas.
  12. Kemudian keluarkan zat yang sudah diabukan.
  13. Matikan furnace dengan menekan tombol power.
  14. Lepaskan hubungan dengan arus listrik.

Nah itulah beberapa langkah untuk penggunaan Furnace atau biasa disebut tungu atau tanur yang baik dan benar.

Cara Kalibrasi Furnace

Lalu setelah anda memahami cara menggunakan furnace tersebut anda harus tahu juga berikut ini yaitu bagaimanca cara melakukan kalibrasi furnace, untuk langkah-langkahnya adalah sebagi berikut:

  1. Nyalakan Furnace pada posisi ON setelah tersambung dengan arus listrik.
  2. Tutup pintu furnace dengan rapat dan atur suhu yang dikehendaki.
  3. Probe thermocoupel pyrometer ditempatkan melalui lubang belakang (bilik pemanas) furnace.
  4. Kenaikan suhu dan perubahan waktu yang ditampilkan pada thermocoupel pyrometer dan furnace controller dicatat setiap pertambahan waktu 15 menit.
  5. Setelah mendapatkan data yang cukup, matikan furnace.

Itulah langkah-langkah untuk melakukan kalibrasi alatnya yang benar.

Mungkin itu saja yang dapat admin sampaikan di Blog Laboratorium kali ini, mudah-mudahan setelah anda membaca artikel mengenai tata cara penggunaan furnace atau tanur diatas anda dapat mengoprasikannya dengan benar sesuai langkah-langkah yang dijelaskan diatas.

Artikel ini dikutip dari sumber: https://www.academia.edu/36667306/Laporan_Instrumentasi

Bagikan ini ke:
Tag: Furnace
<a href="https://bloglab.id/author/bloglab/" target="_self">Erwin Widianto</a>

Erwin Widianto

Content Creator

Saya adalah seorang Content Creator dan SEO Spesialist yang berasal dari Jawa Barat, Indonesia yang memulai karir di bidang Digital Marketing sejak tahun 2017 hingga sekarang.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×