Kerusakan Pada Buret Dan Cara Mengatasinya

Dalam pemabahasan kali ini disini saya akan menjelaskan kepada anda apa saja biasayanya kerusakan terhadap buret dan juga bagaimana cara mengatasinya supaya buret tidak rusak, untuk itu mari kita sama-sama pelajari bagaimana caranya berikut di pembahasan ini. Buret laboratorium biasanya digunakan untuk melakukan proses titrasi, pada umumnya buret lab ini berkapasitas 25 mL atau 50 mL.

Gambar buret
Gambar buret

Kerusakan pada Buret

Biasanya kerusakan pada buret yang ditemukan di laboratorium adalah patah (sumbing) pada bagian jung tuas atau patah di tengah karena tidak hati-hati pada waktu penggunaan dan pencucian buret. Masalah yang lain pada buret misalnya :

  1. Adanya penyumbatan pada bagian jet
  2. Keran buret (stop cock) macet atau patah
  3. Ujung jet patah sedikit
  4. Batang buret kotor seperti berlemak atau debu yang bercampur dengan uap zat tertentu

Cara mengatasi masalah buret

Adapun pemecahan dari masalah yang biasa terjadi pada buret adalah :

  1. Bila buret pataj pada bagian tengahnya atau sumbing pada bagian atasnya, tidak dapat lagi diperbaiki, oleh karena itu hendaknya selalu berhati-hati pada saat memasang buret pada klem dan pada waktu pencucian. Pada waktu titrasi, klem atau penjepit buret yang digunakan hendaknya dipilih yang bagian rahangnya berlapis karet atau gabus, seperti pada gambar berikut ini.
Gambar klem buret
Gambar klem buret
  1. Jika bagian yang patah ada di atas skala buret, bagian ini dapat dipotong dengan menggunakan alat pemotong alat pemotong kaca atau dipotong dengan cara mengikir bagian yang patah itu kemudian dipanaskan.
  2. Bagian jet yang tersumbat dapat dibersihkan dengan menggunakan kawat yang diameternya lebih kecil dari lubang jet.
  3. Keran buret (stop cock) yang patah tidak dapat diperbaiki, harus diganti dengan yang baru, untuk menghindari keran buret yang macet setelah dibersihkan, hendaknya keran diolesi dengan vaselin.
  4. Untuk menghindari kotoran pada buret, dapat dilakukan pencucian, baik dengan metode pencucian biasa maupun khusus. Agar buret selalu bersih, setelah digunakan harus segera dibersihkan, dikeringkan dan disimpan dengan cara yang benar di tempatnya.

Kesimpulan

Nah itulah beberapa masalah yang biasa terjadi pada buret dan juga bagaimana cara mengatasinya, mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan semoga artikel diatas dapat bermanfaat, dan bagi anda yang ingin membeli berbagai macam peralatan laboratorium anda bisa mengunjungi link di www.envilife.co.id.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *