Cara Merawat Alat Laboratorium Kimia Yang Terbuat Dari Kaca

Hallo sahabat blog lab, pada pembahasan kali ini disini saya akan membahas tentang bagaimana cara perawatan peralatan laboratorium kimia yang terbuat dari bahan kaca, dan salah satunya dengan melakukan pencucian. Untuk lebih jelasnya silahkan baca pembahasannya berikut ini.

Perawatan alat kimia bahan kaca

Peralatan kimia pada umumnya terbuat dari bahan gelas/kaca, agar peralatan siap pakai, alat tersebut harus dalam keadaan bagus dan bersih, karenanya diperlukan perawatan yang terartur meliputi pengecekan, pentimpanan yang teratur dan benar, juga pencucian dan pengeringan alat tersebut. Peralatan yang sudah dipakai, segera dicuci. Alat yang terlalu kotor dapat dibersihkan dengan pencucian biasa menggunakan air dan sedikit detergen.

Pada waktu pencucian peralatan gelas, gunakan sarung tangan dan sikat tabung, Selesai dicuci, bilas dengan air bersih dan terakhir dengan air suling. Kemudian dikeringkan dan disimpan pada rak yang telah disiapkan.

Peralatan kaca yang terkontaminasi dengan noda-noda tertentu yang sukar dibersihkan dengan air dan detergen, maka memerlukan pencucian dengan larutan pencuci tertentu. Larutan yang biasa digunakan untuk membersihkan noda adalah larutan Kalium bikromat dan larutan Kalium permanganate. Kedua larutan ini efektif untuk mencuci noda lemak yang melekat pada alat kaca. Noda-noda umum yang sering melekat pada alat kimia dari bahan kaca/gelas bisa anda lihat melalui tabel dibawah ini.

Jenis Noda PengotorWarna Noda Pengotor
BesiKuning
BlerangKuning
IodiumKuning kecoklatan
KarbonHitam
ManganHitam/abu-abu
Minyak/lemakKilap minyak
KerakPutih
Tabel jenis noda pengotor dan larutan pencuci
Sumber Google Search : Gambar Kalium permanganat

Untuk menghilangkan noda pengotor pada peralatan gelas diperlukan larutan pencuci tertentu. Dan maka dari itu berikut ini adalah beberapa macam larutan yang bisa digunakan untuk mencuci peralatan gelas kimia.

Cara membersihkan noda kotor pada gelas kimia

Berikut ini adalah beberapa cara untuk membersihkan peralatan kimia dari noda yang terbuat dari kaca atau gelas, yaitu :

  1. Noda besi, noda besi dapat dibersihkan dengan larutan HCL pekat. Jika noda besi melekat kuat, alat gelas yang berisi HCL pekat ini dipanaskan.
  2. Noda belerang, moda belerang dapat dibersihkan dengan larutan ammonium sulfida.
  3. Noda iodium, noda iodium dapat dibersihkan dengan larutan natrium tiosulfat.
Sumber gambar : Google Search Iodium dan Natrium tiosulfat
  1. Noda karon, noda karbon umumnya sukar untuk dihilangkan, akan tetapi perendaman dengan larutan NaOH biasanya efektif, jika perlu lakukan perendaman dengan larutan pencuci Asam bikromat. Jika noda karbon melekat kuat, panaskan dengan api kecil. Di samping Asam bikromat, dapat digunakan juga campuran 2 bagian Trinatrium fosfat dengan 1 bagian Natrium oleat dalam 1 liter air.
Sumber gambar : Google Search Asam bikromat, Trinatrium fosfat, dan Fehling
  1. Noda mangan, noda mangan dapat dihilangkan dengan larutan asam oksalat atau asam sitrat.
  2. Minyak dan lemak, minyak dan lemak pada alat gelas/kaca dapat dihilangkan dengan cara mencucinya menggunakan larutan detergen hangat. Setelah pencucian, alat gelas dibilas dengan air bersih, lalu dibilas dengan air suling. Jika lemak yang melekat pada gelas sukar dibersihkan, yairu lakukan langkah berikut :
    • Pertama-tama alat gelas dibilas dengan pelarut hidrokarbon, misalnya alcohol atau aseton.
    • Kemudian dibersihkan dengan larutan Kalium karbonat dalam asam. Pelarut lainnya yang dapat digunakan adalah sebagai berikut :
      • 5 gram Na perborate dalam 100 ml 10% larutan NaOH
      • Larutan KOH 10-15% dalam 100 ml spirtus/alcohol (larutan ini hendaknya tidak digunakan dari 10 menit).
Sumber gambar : Google Search Kalium karbonat dan KOH
  1. Kerak, noda kerak putih pada alat gelas dapat dibersihkan dengan larutan 5% natrium metasilikat dalam air.
  2. Noda-noda lain seperti :
    • Noda tulisan spidol, noda ini dapat dibersihkan dengan pelarut organik misalnya spirtus, atau aseton.
    • Noda ter, noda ter pada alat gelas dapat dibersihkan dengan benzene atau pelarut yang sesuai, misalnya minyak tanah.
    • Larutan detergen, 20 gram detergen dilarutkan dengan air sampai volume 1 liter, lalu ditambah sedikit asam nitrat (HNO3) pekat. Saat akan digunakan, 20 ml larutan ini dibersihkan terlebih dulu dengan air sampai volumenya 1 liter.
    • Natrium atau Kalium dikromat dalam Asam sulfat, 10 gram natrium dikromat dilarutkan dalam 15 ml air dengan hati-hati karena reaksi pelarutan eksotermis, tambahkan asam sulfat (H2SO4) pekat sehingga volume menjadi 100 ml, perlakukan larutan ini sebagai asam pekat.
    • Kalium permaganate, 10 gram kalium permanganat (KMnO3) dilarutkan dalam 1 liter dengan sedikit pemanas. Larutan ini dibuat basa dengan menambahkan natrium karbonat (N2CO3) 1 M sebelum digunakan. Lemak yang melekat pada kaca muda dihilangkan dengan larutan ini, yaitu dengan merendam yang kotor dalam larutan ini selama 1 malam.

Untuk peralatan yang sering digunakan bisa dibersihkan dengan larutan detergen saja. Bila lemak masih melekat juga, silahkan gunakan larutan natrium atau Kalium dikromat dalam asam sulfat dengan cara perendaman. Jika masih kootr, bisa menggunakan larutan kalium permanganat. Noda coklat MnO2 akibat penggunaan larutan kalium permanganate, harus dicuci dengan hati-hati yaitu dengan asam klorida (HCL) pekat lalu bilas dengan banyak air.

Kesimpulan

Larutan pencuci natrium atau kalium dikromat dalam asam sulfat dan kalium permanganat yang sudah dibahas di atas bersifat oksidator, masing-masing diatur dalam suasana asam dan basa. Penggunaan larutan pembersih tergantung jenis noda yang melekat pada alat tersebut.

Nah itulah pembahasan mengenai cara membersihkan peralatan kimia yang terbuat dari bahan kaca atau gelas dengan beberapa jenis noda atau kotoran yang melekat pada alat tersebut. Jika anda ingin membeli peralatan laboratorium silahkan anda kunjungi link berikut ini.

Artikel ini di tulis ulang dari anyflip.com.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *