Pengertian Neraca Ohaus: Fungsi, Cara Kerja, & Cara Menggunakan

oleh | Mei 29, 2023 | Laboratorium

Apakah Anda pernah menggunakan neraca Ohaus dalam praktikum laboratorium atau kegiatan jual beli? Neraca Ohaus adalah alat yang digunakan untuk mengukur massa benda dengan ketelitian tinggi. Neraca Ohaus memiliki beberapa jenis, fungsi, cara kerja, dan cara penggunaan yang perlu Anda ketahui.

Pada artikel ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan mudah tentang pengertian neraca Ohaus, fungsi neraca Ohaus, jenis-jenis neraca Ohaus, cara kerja neraca Ohaus, cara menggunakan neraca Ohaus, cara menghitung neraca Ohaus, dan contoh soal neraca Ohaus. Simak terus artikel ini sampai selesai agar Anda dapat memahami dan menguasai materi tentang neraca Ohaus dengan baik.

Pengertian Neraca Ohaus

Pengertian Neraca Ohaus

Neraca Ohaus adalah alat yang digunakan untuk mengukur massa benda dengan ketelitian tinggi, yaitu 0,01 gram. Alat ini sering digunakan dalam praktikum laboratorium atau kegiatan jual beli di pasar tradisional. Neraca Ohaus memiliki prinsip kerja yang sederhana, yaitu membandingkan massa benda yang akan diukur dengan anak timbangan yang ada pada neraca itu sendiri.

Anak timbangan ini dapat digeser sepanjang lengan neraca untuk mengubah kemampuan pengukuran neraca. Massa benda yang diukur dapat diketahui dari penjumlahan masing-masing posisi anak timbangan setelah neraca dalam keadaan seimbang.

Fungsi Neraca Ohaus

Fungsi utama dari neraca Ohaus adalah untuk mengukur massa benda dengan ketelitian yang baik. Massa benda adalah besaran fisika yang menunjukkan jumlah materi yang terkandung dalam benda tersebut. Massa benda tidak berubah meskipun benda tersebut berpindah tempat atau bentuk.

Massa benda berbeda dengan berat benda, yang merupakan gaya gravitasi yang bekerja pada benda tersebut. Berat benda dapat berubah tergantung pada percepatan gravitasi di tempat benda tersebut berada.

Neraca Ohaus dapat digunakan untuk mengukur massa benda dengan berbagai ukuran dan bentuk, asalkan benda tersebut dapat diletakkan pada tempat beban neraca. Neraca Ohaus juga dapat digunakan untuk menghitung massa jenis benda, yaitu perbandingan antara massa dan volume benda tersebut.

Massa jenis benda dapat diketahui dengan cara membagi massa benda (yang diukur dengan neraca Ohaus) dengan volume benda (yang diukur dengan alat lain seperti gelas ukur atau mistar).

Jenis-Jenis Neraca Ohaus

Neraca Ohaus memiliki beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan jumlah lengan dan jenis skala yang digunakan. Berikut adalah beberapa jenis neraca Ohaus beserta ciri-cirinya:

1. Neraca Ohaus dua lengan

Neraca ini memiliki dua lengan, yaitu lengan depan dan lengan belakang. Lengan depan memiliki satu anting logam yang dapat digeser dari 0 hingga 100 gram. Lengan belakang memiliki tiga anting logam yang dapat digeser dari 0 hingga 500 gram.

Neraca ini juga memiliki dua macam skala, yaitu skala utama dan skala nonius. Skala utama meliputi angka 0 sampai 9 gram. Sedangkan skala nonius meliputi angka 0 sampai 0,9 gram. Skala nonius digunakan untuk menentukan nilai desimal dari massa benda.

2. Neraca Ohaus tiga lengan

Neraca ini memiliki tiga lengan, yaitu lengan depan, lengan tengah, dan lengan belakang. Lengan depan memiliki satu anting logam yang dapat digeser dari 0 hingga 10 gram. Lengan tengah memiliki satu anting logam yang dapat digeser dari 0 hingga 100 gram. Lengan belakang memiliki satu anting logam yang dapat digeser dari 0 hingga 500 gram.

Neraca ini juga memiliki dua macam skala, yaitu skala utama dan skala nonius. Skala utama meliputi angka 0 sampai 9 gram. Sedangkan skala nonius meliputi angka 0 sampai 0,9 gram. Skala nonius digunakan untuk menentukan nilai desimal dari massa benda.

3. Neraca Ohaus empat lengan

Neraca ini memiliki empat lengan, yaitu lengan depan, lengan tengah, lengan belakang, dan lengan tambahan. Lengan depan memiliki satu anting logam yang dapat digeser dari 0 hingga 10 gram. Lengan tengah memiliki satu anting logam yang dapat digeser dari 0 hingga 100 gram. Lengan belakang memiliki satu anting logam yang dapat digeser dari 0 hingga 500 gram. Lengan tambahan memiliki satu anting logam yang dapat digeser dari 0 hingga 1000 gram.

Neraca ini juga memiliki dua macam skala, yaitu skala utama dan skala nonius. Skala utama meliputi angka 0 sampai 9 gram. Sedangkan skala nonius meliputi angka 0 sampai 0,9 gram. Skala nonius digunakan untuk menentukan nilai desimal dari massa benda.

4. Neraca Ohaus digital

Neraca ini menggunakan skala elektronik yang dapat langsung menampilkan hasil pengukuran massa benda pada layar digital. Neraca ini tidak memiliki lengan atau anting logam, melainkan menggunakan sensor atau load cell untuk mengukur massa benda.

Neraca ini memiliki ketelitian yang lebih tinggi daripada neraca Ohaus manual, yaitu mencapai 0,001 gram atau bahkan lebih.

Cara Kerja Neraca Ohaus

Cara kerja neraca Ohaus manual adalah dengan memanfaatkan prinsip momen gaya. Momen gaya adalah hasil kali antara gaya dan jarak tumpu. Jika dua momen gaya yang bekerja pada suatu benda seimbang, maka benda tersebut akan berada dalam keadaan setimbang. Pada neraca Ohaus manual, momen gaya yang bekerja adalah momen gaya berat benda yang akan diukur dan momen gaya berat anak timbangan.

Jika kedua momen gaya tersebut seimbang, maka neraca akan menunjukkan keadaan setimbang, yaitu ketika jarum penunjuk berada tepat di tengah-tengah skala.

Cara kerja neraca Ohaus digital adalah dengan memanfaatkan prinsip hukum Hooke. Hukum Hooke menyatakan bahwa perubahan panjang pegas berbanding lurus dengan gaya yang bekerja pada pegas. Pada neraca Ohaus digital, terdapat sensor atau load cell yang berfungsi sebagai pegas.

Ketika benda yang akan diukur diletakkan pada tempat beban neraca, sensor atau load cell akan mengalami perubahan panjang akibat gaya berat benda tersebut. Perubahan panjang ini kemudian dikonversi menjadi sinyal listrik yang dapat ditampilkan sebagai nilai massa benda pada layar digital.

Cara Menggunakan Neraca Ohaus

Berikut ini adalah cara menggunakan Neraca Ohaus manual dan digital, diantaranya adalah sebagai berikut:

Cara menggunakan neraca Ohaus manual:

  • Pastikan neraca dalam keadaan bersih dan rata.
  • Putar tombol kalibrasi untuk mengenolkan neraca, yaitu dengan cara memastikan jarum penunjuk berada tepat di tengah-tengah skala.
  • Letakkan benda yang akan diukur pada tempat beban sebelah kiri neraca.
  • Geser anting logam pada lengan-lengan neraca sebelah kanan mulai dari yang terbesar hingga terkecil sampai jarum penunjuk kembali berada di tengah-tengah skala.
  • Catat posisi masing-masing anting logam pada lengan-lengan neraca sebelah kanan.
  • Jumlahkan posisi masing-masing anting logam untuk mendapatkan massa benda yang diukur.

Cara membaca neraca Ohaus manual

  • Pastikan neraca dalam keadaan bersih dan rata.
  • Putar tombol kalibrasi untuk mengenolkan neraca, yaitu dengan cara memastikan jarum penunjuk berada tepat di tengah-tengah skala.
  • Letakkan benda yang akan diukur pada tempat beban sebelah kiri neraca.
  • Geser anting logam pada lengan-lengan neraca sebelah kanan mulai dari yang terbesar hingga terkecil sampai jarum penunjuk kembali berada di tengah-tengah skala.
  • Catat posisi masing-masing anting logam pada lengan-lengan neraca sebelah kanan.
  • Jumlahkan posisi masing-masing anting logam untuk mendapatkan massa benda yang diukur.

Contoh:

  • Misalkan ada benda yang diletakkan pada tempat beban sebelah kiri neraca Ohaus tiga lengan.
  • Untuk menyeimbangkan neraca, anting logam pada lengan depan digeser ke angka 7 gram, anting logam pada lengan tengah digeser ke angka 40 gram, dan anting logam pada lengan belakang digeser ke angka 200 gram.
  • Maka massa benda yang diukur adalah 7 + 40 + 200 = 247 gram.

Cara menghitung neraca Ohaus manual

Cara menghitung neraca Ohaus manual (dua, tiga, atau empat lengan) adalah dengan cara membandingkan massa benda yang akan diukur dengan anak timbangan yang ada pada neraca itu sendiri. Anak timbangan ini dapat digeser sepanjang lengan neraca untuk mengubah kemampuan pengukuran neraca. Massa benda yang diukur dapat diketahui dari penjumlahan masing-masing posisi anak timbangan setelah neraca dalam keadaan seimbang.

Contoh:

  • Misalkan ada benda yang diletakkan pada tempat beban sebelah kiri neraca Ohaus empat lengan.
  • Untuk menyeimbangkan neraca, anting logam pada lengan depan digeser ke angka 9 gram, anting logam pada lengan tengah digeser ke angka 80 gram, anting logam pada lengan belakang digeser ke angka 400 gram, dan anting logam pada lengan tambahan digeser ke angka 1000 gram.
  • Maka massa benda yang diukur adalah 9 + 80 + 400 + 1000 = 1489 gram.

Cara menggunakan neraca Ohaus digital

  • Pastikan neraca dalam keadaan bersih dan rata.
  • Nyalakan neraca dengan menekan tombol on/off.
  • Tekan tombol tare untuk mengenolkan neraca, yaitu dengan cara memastikan layar digital menunjukkan angka nol.
  • Letakkan benda yang akan diukur pada tempat beban neraca.
  • Baca hasil pengukuran massa benda pada layar digital.
  • Matikan neraca dengan menekan tombol on/off.

Cara membaca neraca Ohaus digital

  • Pastikan neraca dalam keadaan bersih dan rata.
  • Nyalakan neraca dengan menekan tombol on/off.
  • Tekan tombol tare untuk mengenolkan neraca, yaitu dengan cara memastikan layar digital menunjukkan angka nol.
  • Letakkan benda yang akan diukur pada tempat beban neraca.
  • Baca hasil pengukuran massa benda pada layar digital.
  • Matikan neraca dengan menekan tombol on/off.

Contoh:

  • Misalkan ada benda yang diletakkan pada tempat beban neraca Ohaus digital.
  • Setelah menekan tombol tare, layar digital menunjukkan angka nol.
  • Setelah meletakkan benda pada tempat beban, layar digital menunjukkan angka 123,45 gram.
  • Maka massa benda yang diukur adalah 123,45 gram.

Cara menghitung neraca Ohaus digital

Cara menghitung neraca Ohaus digital adalah dengan cara memanfaatkan sensor atau load cell yang berfungsi sebagai pegas. Ketika benda yang akan diukur diletakkan pada tempat beban neraca, sensor atau load cell akan mengalami perubahan panjang akibat gaya berat benda tersebut. Perubahan panjang ini kemudian dikonversi menjadi sinyal listrik yang dapat ditampilkan sebagai nilai massa benda pada layar digital.

Contoh:

  • Misalkan ada benda yang diletakkan pada tempat beban neraca Ohaus digital.
  • Setelah menekan tombol tare, layar digital menunjukkan angka nol.
  • Setelah meletakkan benda pada tempat beban, layar digital menunjukkan angka 456,78 gram.
  • Maka massa benda yang diukur adalah 456,78 gram.

Kelebihan dan Kekurangan Neraca Ohaus

Kelebihan

  • Neraca Ohaus memiliki ketelitian yang baik, yaitu mencapai 0,01 gram atau bahkan lebih.
  • Neraca Ohaus dapat digunakan untuk mengukur massa benda dengan berbagai ukuran dan bentuk.
  • Neraca Ohaus dapat digunakan untuk menghitung massa jenis benda dengan mudah.
  • Neraca Ohaus digital memiliki kemudahan dalam pembacaan hasil pengukuran karena sudah menggunakan layar digital.

Kekurangan

  • Neraca Ohaus manual membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyeimbangkan neraca dan menghitung massa benda.
  • Neraca Ohaus manual rentan terhadap kesalahan pengukuran akibat faktor manusia, seperti kesalahan dalam membaca skala atau menggeser anting logam.
  • Neraca Ohaus digital membutuhkan sumber listrik untuk dapat berfungsi.
  • Neraca Ohaus digital rentan terhadap kerusakan akibat gangguan listrik atau faktor lingkungan, seperti debu atau kelembaban.

Kesimpulan

Neraca Ohaus adalah alat yang digunakan untuk mengukur massa benda dengan ketelitian tinggi. Neraca Ohaus memiliki prinsip kerja yang sederhana, yaitu membandingkan massa benda yang akan diukur dengan anak timbangan yang ada pada neraca itu sendiri. Neraca Ohaus memiliki beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan jumlah lengan dan jenis skala yang digunakan. Neraca Ohaus juga memiliki beberapa fungsi, kelebihan, dan kekurangan yang perlu diketahui sebelum menggunakannya. Neraca Ohaus merupakan alat yang penting dan berguna dalam bidang fisika, kimia, biologi, dan lain-lain.

Bagi teman-teman yang mungkin sedang mencari berbagai macam peralatan yang dijual secara murah dan lengkap bisa mengunjungi link berikut ini.

Sumber referensi:
https://www.fisikabc.com/2017/07/neraca-ohaus.html
https://www.academia.edu/36230862/NERACA_OHAUS_DAN_NERACA_PEGAS
https://www.pengelasan.net/neraca-ohaus/
Bagikan ini ke:
<a href="https://bloglab.id/author/bloglab/" target="_self">Erwin Widianto</a>

Erwin Widianto

Content Creator

Saya adalah seorang Content Creator dan SEO Spesialist yang berasal dari Jawa Barat, Indonesia yang memulai karir di bidang Digital Marketing sejak tahun 2017 hingga sekarang.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×