Pengertian Jangka Sorong: Fungsi, dan Cara Menggunakannya

oleh | Jun 2, 2023 | Laboratorium

Jangka sorong merupakan salah satu alat pengukur yang sangat penting dalam dunia teknik dan industri. Alat ini sering digunakan untuk mengukur panjang, ketebalan, dan jarak suatu objek dengan tingkat akurasi yang tinggi. Dalam artikel ini, Bloglab akan membahas pengertian jangka sorong, fungsi-fungsinya, dan cara menggunakan alat ini dengan tepat.

Pengertian Jangka Sorong

Apa yang dimaksud dengan jangka sorong? Jadi, jangka sorong adalah sebuah alat pengukur presisi yang digunakan untuk mengukur panjang, ketebalan, dan jarak dengan akurasi yang tinggi. Alat ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu rahang tetap dan rahang geser yang dapat bergerak. Rahang tetap biasanya berfungsi sebagai acuan tetap, sedangkan rahang geser dapat digerakkan dengan menggunakan sumbu pengukur yang terletak di bagian belakang alat.

Fungsi Jangka Sorong

Apa saja fungsi dari jangka sorong? Berikut ini adalah beberapa fungsinya:

  • Mengukur Panjang dan Ketebalan
    Jangka sorong dapat digunakan untuk mengukur panjang dan ketebalan benda dengan akurasi yang tinggi. Dengan menggunakan skala pengukuran yang terdapat pada alat ini, kita dapat mengukur objek dengan presisi hingga beberapa desimal.
  • Mengukur Dalam dan Luar Diameter
    Selain panjang dan ketebalan, jangka sorong juga dapat digunakan untuk mengukur diameter dalam dan luar suatu objek. Fungsi ini sangat berguna dalam proses manufaktur dan konstruksi untuk memastikan bahwa suatu objek memiliki ukuran yang sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan.
  • Mengukur Kedalaman
    Jangka sorong juga dapat digunakan untuk mengukur kedalaman suatu lubang atau celah. Dengan menggunakan batang pengukur yang panjang, kita dapat menjangkau dan mengukur kedalaman dengan akurasi yang tinggi.

Bagian-bagian Jangka Sorong dan Fungsinya

Bagian-bagian Jangka Sorong dan Fungsinya

Jangka sorong terdiri dari beberapa bagian penting yang memiliki fungsi masing-masing, antara lain:

  • Rahang Tetap
    Bagian ini merupakan salah satu rahang yang tidak dapat bergerak. Rahang tetap berfungsi sebagai titik acuan atau referensi dalam mengukur suatu benda.
  • Rahang Geser
    Rahang geser adalah bagian yang dapat bergerak secara horizontal. Rahang ini digunakan untuk menyesuaikan ukuran jangka sorong sesuai dengan objek yang akan diukur.
  • Skala Utama
    Skala utama terletak pada bagian rahang tetap dan digunakan untuk membaca ukuran panjang secara keseluruhan.
  • Skala Nonius
    Skala nonius terletak pada bagian rahang geser dan digunakan untuk membaca ukuran panjang yang lebih akurat. Skala ini terdiri dari beberapa garis yang lebih rapat dibandingkan dengan skala utama.
  • Tangan Khusus
    Tangan khusus terletak di bagian atas rahang geser dan berfungsi untuk membantu memegang jangka sorong dengan nyaman.
  • Tombol Pengunci
    Tombol pengunci terletak di bagian samping jangka sorong dan digunakan untuk mengunci posisi rahang geser setelah melakukan pengukuran.
  • Tombol Penyetel
    Tombol penyetel terletak di bagian atas jangka sorong dan digunakan untuk mengatur nol atau titik nol pada skala nonius. Tombol ini dapat digunakan untuk mengkalibrasi ulang jangka sorong jika diperlukan.

Itulah beberapa bagian penting pada jangka sorong beserta fungsinya. Dengan menggunakan bagian-bagian tersebut, jangka sorong dapat memberikan pengukuran yang akurat dan presisi.

Cara Menggunakan Jangka Sorong

Lalu bagaimana sih caranya menggunakan jangka sorong tersebut? Ikuti juga langkah-langkahnya berikut ini:

  1. Menentukan Objek yang Akan Diukur
    Pertama-tama, kita perlu menentukan objek yang akan diukur. Pastikan objek tersebut ditempatkan dengan stabil dan tidak bergerak agar hasil pengukuran lebih akurat.
  2. Mengatur Skala
    Langkah selanjutnya adalah mengatur skala pada jangka sorong sesuai dengan ukuran objek yang akan diukur. Pastikan skala pada rahang tetap dan rahang geser berada pada posisi awal atau nol.
  3. Menempatkan Jangka Sorong pada Objek
    Setelah itu, tempatkan rahang tetap pada satu sisi objek dan rahang geser pada sisi lainnya. Pastikan bahwa objek berada di antara kedua rahang dengan rapat untuk menghindari kesalahan pengukuran.
  4. Membaca Hasil Pengukuran
    Terakhir, baca hasil pengukuran pada skala jangka sorong. Skala pada rahang geser menunjukkan angka yang tepat, sedangkan skala pada rahang tetap memberikan angka desimal yang harus ditambahkan untuk mendapatkan hasil akhir.

Lihat juga Video cara menggunakan jangka sorong berikut dibawah ini:

Kesimpulan

Jangka sorong adalah alat pengukur yang sangat penting dalam dunia teknik dan industri. Fungsi-fungsinya yang beragam, mulai dari mengukur panjang, ketebalan, hingga diameter dan kedalaman, menjadikannya alat yang sangat berguna dalam berbagai aplikasi. Dengan memahami pengertian jangka sorong dan cara penggunaannya, kita dapat melakukan pengukuran dengan akurasi tinggi dan hasil yang presisi.

Sumber referensi:
https://id.wikipedia.org/wiki/Jangka_sorong
Bagikan ini ke:
<a href="https://bloglab.id/author/bloglab/" target="_self">Erwin Widianto</a>

Erwin Widianto

Content Creator

Saya adalah seorang Content Creator dan SEO Spesialist yang berasal dari Jawa Barat, Indonesia yang memulai karir di bidang Digital Marketing sejak tahun 2017 hingga sekarang.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×