Pengertian FTP dan Bagaimana Cara Mengaksesnya

oleh | Jul 16, 2023 | Website

FTP (File Transfer Protocol) adalah protokol komunikasi jaringan yang memungkinkan pengiriman file digital dari server ke klien melalui proses autentikasi tanpa enkripsi. FTP memungkinkan pengguna untuk mengunggah dan mengunduh file di internet dengan menjaga integritasnya.

Apa itu FTP?

FTP (File Transfer Protocol)

FTP adalah singkatan dari File Transfer Protocol, yang berarti protokol transfer file. Protokol ini pertama kali dikembangkan pada tahun 1970-an, saat internet mulai digunakan untuk kepentingan pemerintah dan pertahanan. Ilmuwan komputer Abhay Bhushan menulis spesifikasi protokol asli, yang dirancang untuk berjalan pada model network control program (NCP) yang menggerakkan ARPANET milik pemerintah AS.

Pada saat itu, aplikasi FTP dijalankan pada antarmuka baris perintah (CLI) dengan menggunakan perintah-perintah seperti PASS (untuk mengirimkan kata sandi ke server), LIST (untuk menampilkan semua file dalam sebuah direktori), ABOR (untuk menghentikan permintaan FTP dan menghentikan transfer file), dan beberapa lainnya.

Pada tahun 1980-an, versi baru dari FTP diperkenalkan untuk berjalan pada transmission control protocol (TCP). Sepanjang tahun, protokol ini telah direvisi dan diperbarui berkali-kali untuk memenuhi kebutuhan baru, standar keamanan, dan kompatibilitas dengan sistem modern. Saat ini, FTP sering digunakan bersama dengan protokol secure sockets layer (SSL) atau transport layer security (TSL) untuk mengatasi kelemahan keamanan yang timbul dari proses autentikasi tanpa enkripsi.

Jenis-jenis FTP

Transfer data FTP dapat terjadi melalui empat jenis protokol:

  • Vanilla FTP: Vanilla FTP atau plain FTP adalah konfigurasi standar yang digunakan oleh protokol komunikasi ini. Di sini, data dan kredensial pengguna disampaikan tanpa enkripsi. Vanilla FTP biasanya menggunakan nomor port 21 saat terhubung ke internet dan memiliki kompatibilitas terluas dari tiga jenis FTP lainnya.
  • FTPS: FTP Secure adalah nama lain dari FTP Secure Sockets Layer (SSL), yang menggunakan enkripsi SSL, tidak seperti FTP tradisional. Ada beberapa perbedaan antara FTPS dan jenis-jenis FTP terenkripsi lainnya, tetapi yang paling menonjol adalah keamanan yang datang dengan FTPS. Protokol ini menambahkan beberapa perintah tambahan ke FTP tradisional untuk fungsionalitas tambahan.
  • SFTP: SFTP adalah singkatan dari SSH File Transfer Protocol atau Secure File Transfer Protocol, yang menggunakan enkripsi SSH untuk melindungi data dan kredensial pengguna. SFTP biasanya menggunakan nomor port 22 saat terhubung ke internet dan memiliki fitur-fitur lanjutan seperti resume transfer file, kompresi data, dan manajemen file jarak jauh.
  • WebDAV: WebDAV adalah singkatan dari Web Distributed Authoring and Versioning, yang merupakan ekstensi dari HTTP untuk memfasilitasi transfer file melalui web. WebDAV biasanya menggunakan nomor port 80 atau 443 saat terhubung ke internet dan mendukung fitur-fitur seperti locking file, versioning file, dan metadata file.

Bagaimana Cara Mengakses FTP?

Ada tiga cara untuk mengakses FTP:

  • Menggunakan antarmuka baris perintah (CLI): Cara ini sangat sederhana tetapi memerlukan pengetahuan tentang perintah-perintah FTP. Pengguna dapat menggunakan Command prompt untuk Windows atau Terminal untuk Mac/Linux untuk menjalankan aplikasi FTP.
  • Menggunakan browser web: Cara ini lebih mudah ketika pengguna ingin mengakses direktori besar di server. Namun, browser web sering kurang andal dan lebih lambat daripada menggunakan program FTP khusus. Pengguna dapat mengetikkan alamat server FTP di bilah alamat browser web, misalnya ftp://example.com.
  • Menggunakan klien FTP: Cara ini paling umum digunakan, terutama untuk pengembang web, karena memberikan lebih banyak kebebasan dibandingkan dengan baris perintah dan browser web. Klien FTP juga lebih mudah untuk mengelola dan lebih kuat dibandingkan dengan metode lainnya. Ada juga lebih banyak fitur yang tersedia saat menggunakan klien FTP. Beberapa contoh klien FTP populer adalah FileZilla, WinSCP, Cyberduck, dan Transmit.

Untuk menggunakan klien FTP, pengguna perlu memiliki informasi berikut:

  • Alamat server FTP: Ini adalah nama domain atau alamat IP dari server FTP yang ingin diakses, misalnya example.com atau 192.168.0.1.
  • Nama pengguna dan kata sandi: Ini adalah kredensial yang diberikan oleh penyedia layanan FTP untuk mengautentikasi pengguna. Beberapa server FTP mungkin tidak memerlukan kredensial untuk mengakses file mereka. Praktik ini umum dalam FTP anonim.
  • Nomor port: Ini adalah nomor yang digunakan untuk mengidentifikasi protokol komunikasi yang digunakan. Secara default, nomor port untuk FTP adalah 21, untuk FTPS adalah 990, untuk SFTP adalah 22, dan untuk WebDAV adalah 80 atau 443.

Setelah memiliki informasi tersebut, pengguna dapat membuka klien FTP dan memasukkan data tersebut ke dalam bidang yang sesuai. Kemudian, pengguna dapat mengklik tombol connect atau similar untuk memulai sesi FTP.

Kesimpulan

FTP adalah protokol komunikasi jaringan yang memungkinkan pengiriman file digital dari server ke klien melalui proses autentikasi tanpa enkripsi. FTP memiliki beberapa jenis, yaitu vanilla FTP, FTPS, SFTP, dan WebDAV, yang memiliki perbedaan dalam hal enkripsi, fitur, dan nomor port. Untuk mengakses FTP, pengguna dapat menggunakan antarmuka baris perintah, browser web, atau klien FTP.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan tinggalkan komentar di bawah ini. Terima kasih telah membaca 😊

Bagikan ini ke:
<a href="https://bloglab.id/author/bloglab/" target="_self">Erwin Widianto</a>

Erwin Widianto

Content Creator

Saya adalah seorang Content Creator dan SEO Spesialist yang berasal dari Jawa Barat, Indonesia yang memulai karir di bidang Digital Marketing sejak tahun 2017 hingga sekarang.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×