Perbedaan HTTP dan HTTPS yang Wajib Diketahui

oleh | Jul 5, 2023 | Website

Halo, selamat datang di blog saya. Pada artikel kali ini, saya akan membahas tentang perbedaan HTTP dan HTTPS yang wajib diketahui oleh Anda. Apa itu HTTP dan HTTPS? Mengapa HTTPS lebih aman dari HTTP? Apa manfaat menggunakan HTTPS? Bagaimana cara mengubah HTTP menjadi HTTPS? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.πŸ‘‡

Apa itu HTTP dan HTTPS?

Perbedaan HTTP dan HTTPS

HTTP adalah singkatan dari Hypertext Transfer Protocol, yaitu protokol yang digunakan untuk mengirim dan menerima data di internet. HTTP bekerja dengan cara mengirimkan permintaan (request) dari klien (browser) ke server, dan menerima tanggapan (response) dari server. HTTP menggunakan port 80 untuk berkomunikasi.

HTTPS adalah singkatan dari Hypertext Transfer Protocol Secure, yaitu protokol yang sama dengan HTTP, namun dengan tambahan enkripsi. Enkripsi adalah proses yang mengubah data menjadi kode rahasia yang hanya bisa dibaca oleh penerima yang memiliki kunci dekripsi. HTTPS menggunakan port 443 untuk berkomunikasi.

Mengapa HTTPS Lebih Aman dari HTTP?

Perbedaan HTTP dan HTTPS

HTTPS lebih aman dari HTTP karena data yang dikirim dan diterima antara klien dan server dilindungi oleh enkripsi. Ini berarti bahwa data tidak bisa disadap, dimodifikasi, atau dicuri oleh pihak ketiga yang tidak berwenang, seperti hacker, penyadap, atau penyedia layanan internet.

Enkripsi pada HTTPS menggunakan sistem sertifikat digital yang dikeluarkan oleh otoritas sertifikat (CA) yang terpercaya. Sertifikat digital adalah dokumen elektronik yang berisi informasi tentang identitas pemilik situs web, seperti nama, alamat, nomor telepon, dan kunci publik. Kunci publik adalah kunci yang digunakan untuk mengenkripsi data, sedangkan kunci privat adalah kunci yang digunakan untuk mendekripsi data.

Ketika klien mengakses situs web yang menggunakan HTTPS, klien akan memeriksa sertifikat digital yang dikirim oleh server. Klien akan memverifikasi apakah sertifikat tersebut valid, belum kadaluarsa, dan dikeluarkan oleh CA yang terpercaya. Jika semua syarat terpenuhi, klien akan mengirimkan kunci sesi (session key) yang dienkripsi dengan kunci publik server. Kunci sesi adalah kunci rahasia yang digunakan untuk mengenkripsi dan mendekripsi data selama sesi komunikasi. Server akan mendekripsi kunci sesi dengan kunci privatnya, dan kemudian menggunakan kunci sesi untuk berkomunikasi dengan klien secara aman.

Apa Manfaat Menggunakan HTTPS?

Perbedaan HTTP dan HTTPS

Menggunakan HTTPS memiliki beberapa manfaat, antara lain:

  • Meningkatkan kepercayaan pengunjung situs web. Pengunjung situs web akan merasa lebih aman jika melihat ikon gembok hijau atau tulisan β€œSecure” di sebelah alamat situs web. Ini menunjukkan bahwa situs web tersebut menggunakan HTTPS dan data mereka terlindungi.
  • Meningkatkan peringkat SEO (Search Engine Optimization). SEO adalah proses yang bertujuan untuk meningkatkan visibilitas situs web di mesin pencari, seperti Google. Google telah mengumumkan bahwa HTTPS adalah salah satu faktor peringkat SEO, sehingga situs web yang menggunakan HTTPS akan lebih mudah ditemukan oleh pengguna internet.
  • Meningkatkan performa situs web. HTTPS menggunakan protokol HTTP/2, yaitu versi terbaru dari HTTP yang memiliki fitur-fitur canggih, seperti multiplexing, compression, prioritization, dan server push. Fitur-fitur ini dapat meningkatkan kecepatan dan efisiensi pengiriman data antara klien dan server.

Bagaimana Cara Mengubah HTTP Menjadi HTTPS?

Perbedaan HTTP dan HTTPS

Untuk mengubah HTTP menjadi HTTPS, Anda perlu melakukan beberapa langkah berikut:

  • Memilih CA yang terpercaya dan membeli sertifikat digital dari CA tersebut. Anda dapat memilih CA yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda. Ada beberapa jenis sertifikat digital, seperti DV (Domain Validation), OV (Organization Validation), EV (Extended Validation), Wildcard, dan Multi-Domain.
  • Menginstal sertifikat digital di server Anda. Anda perlu mengikuti petunjuk instalasi yang diberikan oleh CA Anda. Anda juga perlu memastikan bahwa semua file dan konten di situs web Anda menggunakan protokol HTTPS, bukan HTTP. Anda dapat menggunakan alat-alat seperti SSL Checker, SSL Server Test, atau Why No Padlock untuk memeriksa apakah situs web Anda sudah menggunakan HTTPS dengan benar.
  • Mengarahkan lalu lintas HTTP ke HTTPS. Anda perlu mengatur pengalihan 301 (permanent redirect) dari HTTP ke HTTPS, sehingga pengunjung situs web Anda akan diarahkan ke versi HTTPS secara otomatis. Anda dapat menggunakan alat-alat seperti Redirect Checker, Redirect Path, atau HTTP Status Code Checker untuk memeriksa apakah pengalihan Anda sudah berfungsi dengan baik.

Kesimpulan

HTTP dan HTTPS adalah protokol yang digunakan untuk mengirim dan menerima data di internet. Perbedaan utama antara keduanya adalah HTTPS menggunakan enkripsi untuk melindungi data dari pihak ketiga yang tidak berwenang. HTTPS memiliki beberapa manfaat, seperti meningkatkan kepercayaan pengunjung situs web, peringkat SEO, dan performa situs web. Untuk mengubah HTTP menjadi HTTPS, Anda perlu membeli sertifikat digital dari CA yang terpercaya, menginstalnya di server Anda, dan mengarahkan lalu lintas HTTP ke HTTPS.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan tinggalkan komentar di bawah ini. Terima kasih telah membaca.πŸ™

Jika anda ingin mempunyai website yang menggunakan sertifikat SSL atau HTTPS yang aman segera untuk konsultasikan kebutuhan anda kepada kami untuk jasa pembuatan webisite dan akan mendapatkan SSL secara Gratis.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *