Corong Laboratorium: Pengertian, Fungsi, Jenis, Penggunaan Dan Perawatan

oleh | Okt 27, 2022 | Laboratorium

Dalam laboratroium khususnya laboratorium kimia memiliki banyak sekali alat-alat laboratorium yang biasanya digunakan dan yaitu salah satunya alat laboratorium yang benama Corong kimia, maka dari itu khusus bagi anda yang mungkin belum mengetahi seperti apa itu corong lab atau corong kimia berikut ini saya akan menjelaskannya secara lengkap dalam pembahasan di artikel ini.

Corong Laboratorium

Corong kimia adalah alat yang teruat dari kaca ataupun terbuat dari bahan pelastik itu tergantung kebutuhan anda di laboratorium yang memiliki fungsi khusus untuk membantu dalam melakukan aktivitas di laboratorium.

Gambar

Berikut ini adalah bentuk atau perwujudan dari alatnya yang bisa anda lihat melalui gambar berikut ini:

Gambar corong laboratorium
Gambar corong laboratorium

Pengertian

Corong laboratorium adalah corong yang dibuat untuk digunakan di laboratorium kimia. Ada banyak jenis corong yang telah disesuaikan untuk aplikasi khusus ini. Corong filter, corong thistle, dan corong tetes memiliki stopcock yang memungkinkan cairan ditambahkan ke labu secara perlahan.

Fungsi

Fungsi dan kegunaan corong kaca yaitu sebagai alat bantu untuk memindah atau memasukkan larutan ke wadah atau tempat yang mempunyaai dimensi pemasukkan sampel bahan kecil. Sebagai alat bantu dalam melakukan penyaringan, yaitu sebagai tempat meletakkan kertas saring. Nah itulah fungsi corong kimia yang bisa anda pahami.

Jenis-jenis

Corong kimia memiliki beberapa jenis corong yang disesuaikan dengan kegunaan sesuai fungsi dari jenis corong masing-masing, dan berikut adalah beberapa jenis corong laboratorium diantaranya yaitu:

1. Corong pisah

Corong pisah
Gambar Corong pisah

Corong pisah digunakan untuk memisahkan dua cairan yang tidak larut satu sama lain. Corong pisah terdiri dari dua bagian, yaitu bagian atas yang berbentuk kerucut dan bagian bawah yang berbentuk bulat. Bagian atas corong pisah terdapat katup yang dapat dibuka dan ditutup.

Prinsip kerja corong pisah adalah memanfaatkan perbedaan massa jenis antara dua cairan. Cairan yang lebih berat akan mengendap di bagian bawah, sedangkan cairan yang lebih ringan akan berada di bagian atas.

2. Corong Buchner

Corong Buchner
Gambar Corong Buchner/Corong Saring

Corong Buchner digunakan untuk penyaringan vakum. Corong Buchner terbuat dari porselen atau plastik yang memiliki lubang-lubang kecil di bagian atasnya. Kegunaan corong saring yang memiliki lubang-lubang kecil dan ini berfungsi untuk mengalirkan udara dari pompa vakum.

Prinsip kerja corong Buchner adalah memanfaatkan tekanan vakum untuk menarik cairan melalui kertas saring yang diletakkan di atas corong Buchner.

3. Corong gelas

Corong gelas
Gambar Corong gelas

Corong gelas adalah jenis corong yang paling umum digunakan di laboratorium. Corong gelas terbuat dari kaca atau plastik yang memiliki bentuk kerucut. Corong gelas dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti memindahkan cairan, menyaring, atau memisahkan cairan.

Berdasarkan bentuk mulutnya, corong gelas dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Corong gelas dengan mulut lurus
  • Corong gelas dengan mulut melengkung

Corong gelas dengan mulut lurus umumnya digunakan untuk menyaring larutan atau suspensi. Corong gelas dengan mulut melengkung umumnya digunakan untuk memindahkan cairan atau memisahkan cairan.

Berdasarkan ukurannya, corong gelas dapat dibagi menjadi beberapa ukuran, yaitu:

  • Corong gelas ukuran 50 ml
  • Corong gelas ukuran 100 ml
  • Corong gelas ukuran 250 ml
  • Corong gelas ukuran 500 ml
  • Corong gelas ukuran 1000 ml

Pilihan jenis dan ukuran corong laboratorium yang tepat harus disesuaikan dengan kebutuhan eksperimen atau prosedur laboratorium.

Penggunaan Corong Laboratorium berdasarkan jenisnya

Berikut ini adalah beberapa penggunaan corong laboratorium dari berbagai jenis corong, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Penggunaan Corong pisah

Untuk menggunakan corong pisah, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Cuci corong pisah dengan air bersih dan keringkan.
  2. Masukkan campuran dua cairan yang tidak larut ke dalam corong pisah.
  3. Tutup corong pisah dan kocok perlahan-lahan agar kedua cairan tercampur merata.
  4. Buka keran corong pisah sedikit untuk melepaskan tekanan uap.
  5. Biarkan corong pisah berdiri tegak selama beberapa menit agar kedua cairan dapat terpisah sempurna.
  6. Buka keran corong pisah untuk mengeluarkan cairan di bagian bawah.
  7. Ulangi langkah 5 dan 6 untuk mengeluarkan cairan di bagian atas.

Berikut adalah beberapa tips dalam menggunakan corong pisah:

  • Gunakan corong pisah yang ukurannya sesuai dengan volume campuran yang akan dipisahkan.
  • Gunakan cairan pelarut yang memiliki massa jenis yang berbeda untuk memudahkan pemisahan.
  • Kocok corong pisah dengan perlahan dan hati-hati agar tidak terbentuk emulsi.
  • Biarkan corong pisah berdiri tegak selama beberapa menit agar kedua cairan dapat terpisah sempurna.

Corong pisah dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti:

  • Ekstraksi cair-cair
  • Pemisahan minyak dan air
  • Pemisahan alkohol dan air
  • Pemisahan asam dan basa

2. Penggunaan Corong Buchner

Untuk menggunakan corong Buchner, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Cuci corong Buchner dengan air bersih dan keringkan.
  2. Letakkan kertas saring yang sesuai ukuran pada corong Buchner.
  3. Basahi kertas saring dengan sedikit pelarut untuk membuat kertas saring melekat pada corong Buchner.
  4. Hubungkan corong Buchner ke pompa vakum.
  5. Tuangkan campuran yang akan disaring ke dalam corong Buchner.
  6. Nyalakan pompa vakum dan biarkan cairan mengalir melalui kertas saring dan ke dalam wadah di bawah corong Buchner.
  7. Setelah semua cairan tersaring, matikan pompa vakum dan lepaskan corong Buchner dari pompa vakum.

Berikut adalah beberapa tips dalam menggunakan corong Buchner:

  • Gunakan kertas saring yang sesuai ukuran dan jenis campuran yang akan disaring.
  • Basahi kertas saring dengan sedikit pelarut untuk membuat kertas saring melekat pada corong Buchner dan mencegah gelembung udara terbentuk.
  • Nyalakan pompa vakum secara perlahan dan bertahap untuk mencegah kertas saring tersangkut di corong Buchner.
  • Jangan menyaring campuran yang terlalu kental, karena dapat menyumbat lubang-lubang kecil pada corong Buchner.

Corong Buchner dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti:

  • Penyaringan larutan
  • Penyaringan suspensi
  • Penyaringan koloid
  • Pemisahan padatan dari cairan

3. Penggunaan Corong gelas

Corong gelas dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti:

  • Memindahkan cairan
  • Menyaring larutan atau suspensi
  • Memisahkan cairan

Untuk menggunakan corong gelas, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Cuci corong gelas dengan air bersih dan keringkan.
  2. Pasang corong gelas pada wadah penerima yang sesuai ukuran.
  3. Tuangkan cairan yang akan dipindahkan atau disaring ke dalam corong gelas.
  4. Untuk memindahkan cairan, angkat corong gelas dengan hati-hati sambil menjaga agar cairan tidak tumpah.
  5. Untuk menyaring larutan atau suspensi, letakkan kertas saring yang sesuai ukuran pada corong gelas.
  6. Basahi kertas saring dengan sedikit pelarut untuk membuat kertas saring melekat pada corong gelas.
  7. Tuangkan campuran yang akan disaring ke dalam corong gelas.
  8. Setelah semua cairan tersaring, lepaskan corong gelas dari wadah penerima.

Berikut adalah beberapa tips dalam menggunakan corong gelas:

  • Gunakan corong gelas yang ukurannya sesuai dengan volume cairan yang akan dipindahkan atau disaring.
  • Gunakan kertas saring yang sesuai ukuran dan jenis campuran yang akan disaring.
  • Basahi kertas saring dengan sedikit pelarut untuk membuat kertas saring melekat pada corong gelas dan mencegah gelembung udara terbentuk.
  • Tuangkan cairan dengan hati-hati untuk mencegah cairan tumpah.

Perawatan

Untuk cara membersihkan corong tersebut sama halnya dengan peralatan gelas lab yang lainnya yaitu Jika gelas perlu digosok, gosok dengan sikat menggunakan air sabun panas/hangat, bilas dengan air keran, dilanjutkan oleh bilasan dengan air deionisasi. Cuci dengan air sabun panas, bilas dengan air keran, kemudian bilas 3-4 kali dengan air deionisasi.

Harga

Nah bagi anda yang ingin mengetahui informasi mengenai harga corong laboratorium silahkan anda kunjungi website berikut ini yaitu di www.envilife.co.id.

Kesimpulan

Nah itulah yang dapat saya sampaikan kepada anda mengenai pembahasan corong laboratorium diasatas semoga dapat menjadi pengetahuan yang baru dan bermanfaat bagi pembaca, dan jika anda memiliki pertanyaan yang ingin ditanyakan silahkan anda tinggalkan komentar dibawah ini. Terimakasih.

Bagikan ini ke:
<a href="https://bloglab.id/author/bloglab/" target="_self">Erwin Widianto</a>

Erwin Widianto

Content Creator

Saya adalah seorang Content Creator dan SEO Spesialist yang berasal dari Jawa Barat, Indonesia yang memulai karir di bidang Digital Marketing sejak tahun 2017 hingga sekarang.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×