Apa itu 200 Status Code di Website?

oleh | Jul 28, 2023 | Tutorial SEO, Website

Apa itu 200 Status Code di Website? Jika anda ingin tahu penjelasan lengkapnya silahkan baca artikel berikut ini sampai akhir. Artikel ini akan menjelaskan tentang pengertian, fungsi, cara mengecek, dan pentingnya 200 status code untuk SEO. Semoga artikel ini dapat memberikan Anda informasi yang bermanfaat dan menarik. Selamat membaca! 😊

Pengertian 200 Status Code

200 status code adalah kode respons HTTP yang menunjukkan bahwa permintaan klien berhasil diproses oleh server. Kode ini berarti bahwa permintaan klien valid, dan server mampu memenuhinya dengan mengirimkan konten yang diminta di dalam tubuh respons.

Kode 200 adalah salah satu kode status HTTP yang paling umum digunakan, karena menandakan bahwa segala sesuatu berjalan lancar. Kode ini biasanya ditampilkan di browser klien sebagai angka 200 atau OK.

Fungsi 200 Status Code

Fungsi utama dari 200 status code adalah memberitahu klien bahwa server telah berhasil mengirimkan konten yang diminta. Konten tersebut bisa berupa halaman web, gambar, file, atau data lainnya.

Kode 200 juga berfungsi sebagai indikator bahwa server beroperasi dengan normal dan tidak mengalami masalah. Kode ini juga dapat digunakan untuk menguji koneksi antara klien dan server, misalnya dengan menggunakan metode HEAD.

Cara Mengecek 200 Status Code

Ada beberapa cara untuk mengecek apakah sebuah website mengirimkan 200 status code atau tidak. Salah satu cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan alat online seperti HTTP Status Checker atau HTTP Response Checker. Alat-alat ini dapat menampilkan kode status HTTP dari setiap URL yang dimasukkan.

Cara lain untuk mengecek 200 status code adalah dengan menggunakan browser sendiri. Caranya adalah dengan membuka tab baru dan mengetikkan view-source: diikuti dengan URL website yang ingin dicek. Misalnya, view-source:https://www.bing.com. Kemudian, tekan Enter dan cari baris yang berisi HTTP/1.1 200 OK atau HTTP/2 200 di bagian atas sumber halaman.

Pentingnya 200 Status Code untuk SEO

200 status code sangat penting untuk SEO, karena merupakan salah satu bagian penting dalam technical SEO karena menunjukkan bahwa website dapat diakses dengan baik oleh pengguna dan mesin pencari. Jika website mengirimkan kode status lain selain 200, seperti 404 (Not Found) atau 500 (Internal Server Error), maka hal ini dapat berdampak negatif pada peringkat website di hasil pencarian.

Kode status lain yang sering digunakan adalah 301 (Moved Permanently) atau 302 (Found), yang menunjukkan bahwa website telah dialihkan ke URL lain. Kode-kode ini dapat digunakan untuk mengoptimalkan struktur URL website atau menghindari duplikasi konten. Namun, penggunaan kode-kode ini harus dilakukan dengan hati-hati, karena dapat mempengaruhi kecepatan loading website dan pengalaman pengguna.

Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa website selalu mengirimkan 200 status code untuk setiap permintaan klien yang valid. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan pemeliharaan website secara berkala, memperbaiki bug atau error yang muncul, dan menghindari link rusak atau mati.

Kesimpulan

200 status code adalah kode respons HTTP yang menunjukkan bahwa permintaan klien berhasil diproses oleh server. Kode ini berarti bahwa permintaan klien valid, dan server mampu memenuhinya dengan mengirimkan konten yang diminta di dalam tubuh respons.

Fungsi utama dari 200 status code adalah memberitahu klien bahwa server telah berhasil mengirimkan konten yang diminta. Kode ini juga berfungsi sebagai indikator bahwa server beroperasi dengan normal dan tidak mengalami masalah.

Cara untuk mengecek apakah sebuah website mengirimkan 200 status code atau tidak adalah dengan menggunakan alat online seperti HTTP Status Checker atau HTTP Response Checker, atau dengan menggunakan browser sendiri dan mengetikkan view-source: diikuti dengan URL website.

Pentingnya 200 status code untuk SEO adalah karena menunjukkan bahwa website dapat diakses dengan baik oleh pengguna dan mesin pencari. Jika website mengirimkan kode status lain selain 200, maka hal ini dapat berdampak negatif pada peringkat website di hasil pencarian.

Demikian artikel yang saya buatkan dari judul “Apa itu 200 Status Code di Website?”. Semoga artikel ini dapat membantu Anda memahami lebih jauh tentang 200 status code dan pentingnya untuk SEO. Terima kasih telah membaca! 😊

Bagikan ini ke:
<a href="https://bloglab.id/author/bloglab/" target="_self">Erwin Widianto</a>

Erwin Widianto

Content Creator

Saya adalah seorang Content Creator dan SEO Spesialist yang berasal dari Jawa Barat, Indonesia yang memulai karir di bidang Digital Marketing sejak tahun 2017 hingga sekarang.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×