Cara Menggunakan Rotary Evaporator

oleh | Apr 10, 2023 | Laboratorium

Apakah Anda pernah mendengar tentang rotary evaporator? Rotary evaporator adalah alat yang sering digunakan dalam berbagai bidang ilmu untuk melakukan pemisahan pelarut secara efektif dan efisien. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan apa itu rotary evaporator, bagaimana cara kerjanya, dan bagaimana cara menggunakannya dengan benar.

Pengertian Rotary evaporator

Rotary evaporator adalah alat yang digunakan untuk memisahkan pelarut dari campuran cair dengan memanfaatkan penguapan. Alat ini biasa digunakan dalam laboratorium kimia, farmasi, dan biologi untuk mengkonsentrasikan larutan, menghilangkan pelarut yang tidak diinginkan, atau memurnikan zat tertentu. Rotary evaporator terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu:

  • Mangkuk pemanas (heating bath) yang berfungsi untuk memanaskan larutan yang akan dipisahkan.
  • Botol bulat (round-bottom flask) yang berisi larutan dan dipasang pada poros yang dapat berputar.
  • Kondensor (condenser) yang berfungsi untuk mendinginkan uap pelarut yang terbentuk dan mengembalikannya menjadi cair.
  • Penerima (receiver) yang berfungsi untuk menampung pelarut cair yang telah dikondensasi.
  • Pompa vakum (vacuum pump) yang berfungsi untuk menurunkan tekanan udara di dalam sistem sehingga mempercepat penguapan pelarut.

Langkah-langkah Penggunaan

Berikut adalah langkah-langkah cara menggunakan rotary evaporator:

  1. Siapkan larutan yang akan dipisahkan dan tuangkan ke dalam botol bulat. Pastikan volume larutan tidak melebihi setengah kapasitas botol bulat agar tidak tumpah saat berputar.
  2. Pasang botol bulat pada poros rotary evaporator dan kencangkan dengan klem. Pastikan botol bulat sejajar dengan mangkuk pemanas dan tidak bergeser saat berputar.
  3. Hubungkan kondensor dengan botol bulat menggunakan selang karet. Pastikan selang karet tidak bocor atau terlipat agar aliran uap pelarut tidak terhambat.
  4. Hubungkan penerima dengan kondensor menggunakan selang karet. Pastikan penerima diletakkan di bawah kondensor agar pelarut cair dapat mengalir dengan gravitasi.
  5. Hubungkan pompa vakum dengan penerima menggunakan selang karet. Pastikan pompa vakum bekerja dengan baik dan dapat menurunkan tekanan udara di dalam sistem hingga mencapai nilai yang diinginkan.
  6. Nyalakan mangkuk pemanas dan atur suhu sesuai dengan titik didih pelarut yang akan dipisahkan. Jangan terlalu tinggi agar pelarut tidak terdekomposisi atau terbakar.
  7. Nyalakan poros rotary evaporator dan atur kecepatan putaran sesuai dengan viskositas larutan. Jangan terlalu cepat agar larutan tidak tercampur kembali atau terlalu lambat agar penguapan dapat berlangsung efektif.
  8. Amati proses penguapan pelarut dari botol bulat hingga kondensasi di kondensor dan pengumpulan di penerima. Catat waktu, volume, suhu, dan tekanan yang terjadi selama proses tersebut.
  9. Matikan mangkuk pemanas, poros rotary evaporator, dan pompa vakum setelah proses penguapan selesai atau mencapai titik akhir yang diinginkan.
  10. Lepaskan botol bulat dari poros rotary evaporator dan dinginkan hingga suhu ruang. Larutan yang tersisa di dalam botol bulat adalah hasil pemisahan yang diinginkan.
  11. Lepaskan penerima dari kondensor dan tuangkan pelarut cair ke dalam wadah lain. Pelarut cair yang terkumpul di penerima adalah sisa pemisahan yang dapat digunakan kembali atau dibuang sesuai dengan prosedur keselamatan.

Kesimpulan

Rotary evaporator adalah alat yang sangat berguna untuk melakukan pemisahan pelarut dari campuran cair dengan memanfaatkan penguapan. Alat ini terdiri dari beberapa komponen utama yang harus disiapkan dan dihubungkan dengan benar sebelum digunakan. Proses pemisahan pelarut dapat dilakukan dengan mengatur suhu, kecepatan putaran, dan tekanan udara yang sesuai dengan karakteristik pelarut yang akan dipisahkan. Dengan menggunakan rotary evaporator, Anda dapat mengkonsentrasikan larutan, menghilangkan pelarut yang tidak diinginkan, atau memurnikan zat tertentu dengan mudah dan cepat. Semoga artikel ini dapat memberikan Anda gambaran tentang cara menggunakan rotary evaporator dengan baik dan benar.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Rotary_evaporator

Bagikan ini ke:
<a href="https://bloglab.id/author/bloglab/" target="_self">Erwin Widianto</a>

Erwin Widianto

Content Creator

Saya adalah seorang Content Creator dan SEO Spesialist yang berasal dari Jawa Barat, Indonesia yang memulai karir di bidang Digital Marketing sejak tahun 2017 hingga sekarang.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×