Cawan Penguap: Pengertian, Fungsi Dan Cara Menggunakan

oleh | Okt 31, 2022 | Laboratorium

Penting untuk mengetahui berbagai macam peralatan laboratorium sebelum anda menggunakan sebuah alat laboratorium tersebut, dan disini saya akan menjelaskan tentang pengertian, fungsi dan juga bagaimana cara menggunakan Cawan Penguap laboratorium sebelum anda menggunakan alatnya.

Pengertian Cawan Penguap

Cawan Penguap
Gambar Cawan Penguap

Cawan penguap merupakan sebuah alat laboratorium yang biasanya digunakan untuk membantu melakukan pemanasan atau penguapan suatu bahan di laboratroium yang tidak mudah menguap. Cawan penguap terbuat dari bahan porselen yang sangat tebal.

Bahan Cawan Penguap

Berikut adalah beberapa bahan yang biasanya digunakan untuk membuat cawan penguap:

  1. Bahan Pembuat Cawan:
    • Porselen: Cawan penguap tradisional sering terbuat dari porselen. Porselen tahan terhadap suhu tinggi dan dapat digunakan untuk menguapkan zat cair dengan aman.
  2. Bahan Tahan Panas:
    • Kaca Borosilikat: Beberapa cawan penguap juga terbuat dari kaca borosilikat yang tahan terhadap perubahan suhu ekstrem tanpa pecah atau pecah.
  3. Alat Pelengkap:
    • Penjepit: Cawan penguap sering ditempatkan di atas statif atau penjepit untuk menjaga posisinya saat dipanaskan.
    • Batang Pengaduk: Batang pengaduk dari kaca atau logam bisa digunakan untuk mengaduk zat cair yang sedang diuapkan.
    • Tripod: Tripod atau rak laboratorium digunakan untuk menopang cawan penguap di atas api.

Cawan penguap biasanya memiliki bentuk cekung atau mangkuk dengan dinding yang relatif tebal untuk menahan suhu tinggi. Mereka juga biasanya datar di bagian bawahnya untuk meningkatkan kontak dengan panas yang digunakan untuk menguapkan cairan.

Ukuran Cawan Penguap

Cawan penguap, seperti banyak peralatan laboratorium lainnya, tersedia dalam berbagai ukuran yang berbeda untuk mengakomodasi kebutuhan penggunaan yang beragam. Ukuran cawan penguap biasanya ditentukan dalam satuan volume (misalnya, mililiter atau liter) atau diameter (misalnya, dalam sentimeter atau inci). Berikut adalah beberapa ukuran cawan penguap yang umum digunakan:

  1. Kecil: Cawan penguap kecil biasanya memiliki volume sekitar 50 hingga 150 mililiter. Mereka cocok untuk menguapkan sejumlah kecil cairan atau zat cair.
  2. Sedang: Cawan penguap sedang memiliki volume berkisar antara 150 hingga 300 mililiter. Ukuran ini sering digunakan dalam eksperimen laboratorium sehari-hari.
  3. Besar: Cawan penguap besar memiliki volume lebih dari 300 mililiter, dan beberapa bisa mencapai beberapa liter. Mereka digunakan untuk menguapkan cairan dalam jumlah yang lebih besar.
  4. Diameter: Cawan penguap juga sering diukur berdasarkan diameter mereka. Ukuran diameter bervariasi, dan cawan penguap yang umumnya digunakan mungkin memiliki diameter mulai dari beberapa sentimeter hingga beberapa puluh sentimeter.

Pemilihan ukuran cawan penguap akan tergantung pada kuantitas cairan yang perlu Anda uapkan dan jenis eksperimen atau aplikasi laboratorium tertentu. Pastikan untuk memilih ukuran yang sesuai dengan kebutuhan Anda agar dapat melakukan proses penguapan dengan efisien dan akurat.

Fungsi Cawan

Cawan penguap ini memiliki fungsi dan peranan di laboratorium yaitu seperti yang dijelaskan diatas bahwa cawan porselen berfungsi untuk wadah supaya dapat melakukan suatu pemanasan atau penguapan pada suatu bahan di laboratorium. Karena alat ini yaitu terbuat dari bahan porselen/keramik, maka sudah dipastikan bahwa cawan ini memiliki sifat tahan panas. Meskipun tetap saja dalam penggunaannya, alat ini akan memiliki bekas agak kehitaman pada bagian bawah jika sudah digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Cara menggunakan cawan porselin (penguap)

Jika anda sudah mengetahui apa itu cawan penguap lalu bagaimana cara menggunakan cawan penguap? Berikut ini adalah langkah untuk menggunakan cawan penguap:

  1. Yang pertama, pastikan cawan tersebut sudah dalam keadaan bersih. Jika belum bersih, anda dapat mencucinya terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Tujuannya supaya fungsi alat tersebut dapat berjalan sesuai fungsinya.
  2. Selanjutnya silahkan anda masukkan sampel yang akan anda lakukan pemanasan ke dalam cawan dengan berhati-hati.
  3. Pemanasan dapat dilakukan di nyala api bunsen ataupun dengan waterbath.
  4. Jika sudah, sebaiknya anda tak langsung mengambil cawan dengan tangan kosong. Pastikan gunakan lap ataupun penjepit kayu agar tangan anda tidak terkena panas dari cawan.

Kesimpulan

Jadi kesimpulannya, setelah yang kita bahas diatas bahwa cawan penguap ini sangatlah berfungsi untuk membantu dalam melakukan sebuah pemanasan. Dan mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan mengenai cawan tersebut, semoga artikel ini dapat menjawab pertanyaan dari anda. Terimakasih.

Bagikan ini ke:
<a href="https://bloglab.id/author/bloglab/" target="_self">Erwin Widianto</a>

Erwin Widianto

Content Creator

Saya adalah seorang Content Creator dan SEO Spesialist yang berasal dari Jawa Barat, Indonesia yang memulai karir di bidang Digital Marketing sejak tahun 2017 hingga sekarang.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×