Hidrogen Peroksida (H₂O₂): Pengertian, Manfaat, Keamanan, dan Harga

Pengertian Hidrogen Peroksida (H₂O₂)

Hidrogen peroksida atau H₂O₂ merupakan senyawa kimia berbentuk cairan bening yang memiliki sifat oksidator kuat. Dalam kehidupan sehari-hari, senyawa ini sangat populer karena memiliki berbagai manfaat, mulai dari keperluan medis, rumah tangga, hingga industri. Namun, banyak orang masih bertanya-tanya tentang fungsi sebenarnya, harga di pasaran, serta keamanan penggunaannya untuk telinga dan kulit.

Pengertian Hidrogen Peroksida (H₂O₂)

Fungsi dan Manfaat Hidrogen Peroksida

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah “Hidrogen peroksida digunakan untuk apa?”
Jawabannya cukup beragam, karena cairan ini bersifat multifungsi. Pada konsentrasi rendah (sekitar 3–6%), hidrogen peroksida digunakan sebagai antiseptik untuk membersihkan luka ringan, mencegah infeksi, atau bahkan sebagai obat kumur dengan dosis tertentu.

Selain itu, dalam rumah tangga cairan ini juga berguna sebagai pembersih serbaguna. Beberapa orang memakainya untuk membersihkan permukaan meja, wastafel, hingga menghilangkan jamur di kamar mandi. Tidak hanya itu, hidrogen peroksida juga dipakai dalam industri tekstil sebagai pemutih (bleaching agent) dan di laboratorium sebagai oksidator dalam proses kimia.

Harga Hidrogen Peroksida di Pasaran

Banyak yang juga bertanya, “Hidrogen peroksida harganya berapa?”
Harga cairan ini sangat tergantung pada konsentrasi serta ukuran kemasan. Untuk konsentrasi rendah (3%) yang biasa dijual di apotek, harganya berkisar antara Rp10.000 – Rp25.000 per botol 100 ml.

Sedangkan untuk kebutuhan bleaching dengan konsentrasi sedang (10–12%), harga bisa mencapai Rp30.000 – Rp100.000 per liter. Sementara itu, hidrogen peroksida dengan konsentrasi tinggi (≥30%) yang digunakan di laboratorium atau industri harganya bisa jauh lebih mahal, bahkan mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah per liter.

Keamanan Penggunaan untuk Telinga

Pertanyaan lain yang kerap muncul adalah “Apakah hidrogen peroksida aman untuk telinga?”
Dalam dunia medis, cairan ini memang kadang digunakan untuk melunakkan kotoran telinga (earwax). Namun, penggunaannya harus sangat hati-hati.

Hidrogen peroksida aman dipakai hanya pada konsentrasi rendah (3%) dan seringkali masih perlu diencerkan dengan air steril. Cairan ini tidak boleh digunakan pada telinga yang sedang luka, infeksi, atau jika gendang telinga pecah, karena justru bisa menimbulkan masalah serius. Untuk penggunaan rutin, sebaiknya pilih tetes telinga yang memang diformulasikan khusus atau konsultasikan dengan dokter THT.

Keamanan Penggunaan untuk Kulit

Pertanyaan terakhir yang sering diajukan adalah “Apakah hidrogen peroksida aman untuk kulit?”
Pada konsentrasi rendah, cairan ini memang bisa digunakan sebagai antiseptik untuk membersihkan luka kecil. Namun, penggunaannya dapat menimbulkan rasa perih, iritasi, atau kulit terasa lebih kering.

Jika konsentrasi terlalu tinggi, hidrogen peroksida dapat menyebabkan luka bakar kimia. Karena itu, cairan ini tidak boleh digunakan sembarangan pada kulit. Produk kecantikan atau perawatan rambut yang mengandung hidrogen peroksida biasanya sudah diformulasikan secara khusus dengan dosis aman.

Kesimpulan

Hidrogen peroksida (H₂O₂) adalah cairan serbaguna dengan manfaat luas, mulai dari antiseptik, pembersih rumah tangga, hingga bahan industri. Namun, penggunaannya perlu hati-hati, terutama saat diaplikasikan ke telinga atau kulit. Untuk kebutuhan sehari-hari, pilih konsentrasi rendah (3%) dan ikuti aturan pakai agar aman.
Bagikan ke:
Erwin Widianto

Erwin Widianto

Halo! Nama saya Erwin Widianto. Saya adalah seorang penulis dan kreator konten yang memiliki minat besar di bidang teknologi, internet, dan dunia digital. Melalui blog ini, saya berbagi pengetahuan, pengalaman, dan tips praktis yang bisa membantu pembaca memahami berbagai topik, mulai dari teknologi, bisnis online, hingga gaya hidup produktif sampai pendidikan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *